DAM Irigasi Jebol, 533 Hektare Sawah di Betung Bedarah Timur Terancam Gagal Tanah

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 05:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga saat berupaya memperbaiki DAM yang Jebol. (ARD)

Warga saat berupaya memperbaiki DAM yang Jebol. (ARD)

TEBO, Transatu.id – Ratusan hektare sawah milik petani di Desa Betung Bedarah Timur, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, terancam tidak dapat ditanami padi pada musim tanam tahun 2026. Hal ini disebabkan bendungan atau DAM irigasi yang selama ini menjadi sumber utama pengairan sawah mengalami kebocoran parah hingga tidak mampu lagi menampung air.

Kondisi tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan masyarakat Desa Betung Bedarah Timur, Ali Amin, Senin 26 Januari 2026. Ia mengatakan kebocoran pada bendungan irigasi sudah cukup besar sehingga air tidak lagi mengalir ke lahan persawahan warga.

“Petani terancam tidak bisa menanam padi tahun ini karena bendungan atau DAM irigasi bocor cukup besar. Kerusakannya tidak bisa ditangani secara swadaya oleh petani maupun masyarakat,” ungkap Ali Amin.

Akibat kerusakan tersebut, sekitar ±533 hektare sawah yang selama ini menggantungkan pengairan dari bendungan tersebut kini mengalami kekeringan. Padahal, bendungan tersebut berfungsi vital sebagai penampung air terutama saat musim kemarau.

Menurut Ali Amin, masyarakat dan petani setempat sebenarnya telah berupaya melakukan perbaikan sementara. Namun keterbatasan kemampuan dan biaya membuat upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Petani dan masyarakat sudah berupaya semampunya, tapi belum ada bantuan turun. Sementara musim tanam 2026 ini sudah sangat dekat,” katanya.

Lebih lanjut, Ali Amin menjelaskan bahwa Pemerintah Desa Betung Bedarah Timur telah mengambil langkah dengan mengajukan proposal permohonan bantuan kepada Bupati Tebo guna perbaikan bendungan irigasi yang bocor tersebut.

“Pemerintah desa sudah menyurati dan mengajukan proposal ke Bapak Bupati Tebo. Karena ini sifatnya mendesak dan menyangkut hajat hidup petani,” tambahnya.

Masyarakat berharap Bupati Tebo segera merespon dan memberikan solusi konkret, agar bendungan irigasi bisa diperbaiki secepatnya dan petani tidak kehilangan musim tanam yang berpotensi berdampak pada ketahanan pangan dan ekonomi warga. (ARD)

Baca Juga :  Tak Ada Kata Lelah dan Bosan UPTD Wilayah 1 DLHK Kabupaten Tangerang Bersama Team Work, Lakukan Gempuran Sampah
Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Bangkalan Realisasikan Klaim Aurora Plus, Ahli Waris Nasabah Terbantu Secara Finansial
Kabag Perekonomian Dan SDA Kabupaten Sumenep Masifkan Operasi Pasar Bersama TPID
Polda Jambi Berikan Pendampingan Psikologis kepada Keluarga Korban
Meski Diguyur Rintik Hujan, Polisi Tetap Sigap Atur Lalu Lintas
Kadis Dishub Merangin Truk Batu Bara Lewat Lintas Sumatra Tonase Harus Bawah 20 Ton
Jelang Memasuki Bulan Romadhon Masyarakat RT 5 Resmikan Masjid Sayyid Mustofa Kampung Baruh
Irwasda Polda Jambi Hadiri Kegiatan Kick Off World Cup 2026, Wujudkan Sinergitas lewat Olahraga
Puluhan Siswa di Muaro Jambi Diduga Keracunan Massal Usai Santap MBG, DPRD Panggil Penyelenggara

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:08 WIB

BRI Bangkalan Realisasikan Klaim Aurora Plus, Ahli Waris Nasabah Terbantu Secara Finansial

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:32 WIB

Kabag Perekonomian Dan SDA Kabupaten Sumenep Masifkan Operasi Pasar Bersama TPID

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:07 WIB

Polda Jambi Berikan Pendampingan Psikologis kepada Keluarga Korban

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:10 WIB

Meski Diguyur Rintik Hujan, Polisi Tetap Sigap Atur Lalu Lintas

Senin, 2 Februari 2026 - 07:42 WIB

Kadis Dishub Merangin Truk Batu Bara Lewat Lintas Sumatra Tonase Harus Bawah 20 Ton

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page