Imam Hasim menegaskan, pentingnya memperkuat gotong royong sebagai pilar pembangunan sosial. Di tengah laju digitalisasi dan modernisasi, ia menilai semangat kolektif masyarakat Madura adalah kekuatan yang tidak tergantikan.
“Hari Jadi Sumenep harus menjadi momentum memperkuat gotong royong. Karena tanpa sinergi, tidak akan ada kemajuan yang berkelanjutan,” tegasnya
Wabup juga menggarisbawahi pentingnya menjadikan budaya sebagai sumber energi ekonomi kreatif.
Menurutnya, pariwisata, UMKM, dan industri lokal memiliki daya dorong besar untuk membawa Sumenep menjadi kabupaten unggulan di Jawa Timur.
“Kuda Terbang dalam lambang Sumenep melambangkan semangat masyarakat Madura yang tangguh dan adaptif. Semangat ini harus menjadi energi untuk menggerakkan sektor budaya, pariwisata, dan UMKM,” tukasnya