Menurutnya, pesantren menjadi pilar penting dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang berakhlak, berilmu, dan berdaya saing di tengah tantangan global.

“Pesantren memiliki peran besar mencetak generasi muda yang tidak hanya berpengetahuan agama, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” tegasnya

Ia menambahkan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah program pengembangan pesantren, seperti bantuan operasional, pemberdayaan lembaga, beasiswa bagi santri berprestasi, hingga pelatihan kewirausahaan dan digitalisasi.

Fauzi menjelaskan, kolaborasi pesantren dengan dunia usaha dan industri terus didorong agar lahir ekosistem ekonomi umat yang mandiri dan inovatif.

“Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan pesantren sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Sumenep,” terangnya.