Sementara itu kepala Dinkes P2KB Sumenep drg Elya Fardasah, melalui kepala bidang (Kabid) Kesehatan masyarakat (Kesra) Desi Febriyana menyampaikan, aplikasi ini akan mempercepat penanganan rujukan dari puskesmas yang ad di wilayah kepulauan menuju rumah sakit di daratan.

"Melalui aplikasi SIGAP IBU layanan rujukan akan lebih cepat dan terkoordinasi, demi keamanan Ibu dan bayi," ungkap Desi Febriyana.

Desi sapaan akrab Kabid Kesra Dinkes P2KB Sumenep menjelaskan, langkah langkah yang akan dilakukan dalam mengoperasikan aplikasi SIGAP IBU seperti, petugas memasukkan data pasien ke dalam aplikasi SIGAP IBU,

"Setelah data dipastikan masuk dalam aplikasi lSIGAP IBU maka diteruskan ke Call center 112 serta SIGAP IBU guna memastikan kordinasi cepat antar pihak terkait," papar Desi.

Selanjutnya, sambung Desi, akan muncul data pasien lengkap dengan data cuaca tinggi gelombang laut dan jadwal kpal atau transportasi laut yang tersedia.