Bahkan saudara saya harus kehilangan lahan tanah seluas 40 meter karena sertifikatnya telah diambil oleh sang rentenir," ungkap D
Hal serupa juga terjadi kepada warga lain di Selembaran Jati.Menurut D, banyak warga yang kehilangan barang - barang berharga seperti televisi dan motor yang telah dirampas oleh rentenir sebagai jaminan. "Barang - barang berharga di rumah diambil. Itu kalau sampai tidak bisa bayar utang. "Betul itu, saya tidak mengada - ngada karena korbannya cerita langsung," ujar D.
Saya mendapatkan cerita tersebut saat para warga yang menjadi korban jeratan utang rentenir dikumpulkan di kantor Desa Selembaran Jati beberapa waktu lalu. Saat itu, tengah digelar mediasi terkait permasalahan warga yang terjerat utang dan rentenir.
Bahkan mediasi juga dihadiri oleh Kepala Desa, Camat, hingga Anggota DPRD Kabupaten Tangerang. "Kemarin juga diundang para korban, diminta 30 orang, tetapi yang datang Ratusan. Mereka semua mengaku jadi korban rentenir," kata dia.
Sementara itu Anggota DPRD Kabupaten Tangerang yang datang ke lokasi saat mediasi, yaitu pak Dewan Chris Indra Wijaya (red.Fraksi Nasdem) sampai bingung dan heran