"Kepala desa Buddih Sunanto langsung melaporkan penemuan mayat tersebut ke Polsek Kangean," ujarnya
Kemudian Kapolsek Kangean, anggota Koramil Kangean, perangkat Desa Buddih serta petugas Puskesmas berusaha mencari informasi tentang identitas mayat tersebut dengan menghubungi pihak terkait yaitu Basarnas Sumenep, Kasatpol Airud Sumenep, Polres Sumenep, namun belum di temukan adanya identitas kedua mayat tersebut.
Adapun ciri-ciri mayat tersebut yaitu :
Mayat tersebut jenis kelamin laki-laki, memakai kaos warna Hitam Lengan Panjang dan ada tulisan nama Toko ,dan ada motif warna kuning, memakai celana dalam warna hitam, tubuh sudah membengkak, kulit tubuh sebagian mengelupas, wajah bengkak dan rusak, sidik jari tangan dan kaki rusak mengelupas, Rambut sudah tidak ada serta tidak di temukan ciri-ciri khusus dan berbau busuk menyengat.
"Mayat tersebut sudah bengkak dan berbau busuk maka masyarakat berinisiatif akan memakamkan mayat tersebut dipemakaman umum desa Buddih," terangnya.