Beda Pilihan, Satu Demokrasi

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Oleh Rusdy Setiawan Putra
(Wartawan Senior)

PADA tahun 1987, sekira bulan Agustus, saat pertama kali saya memasuki halaman kampus Universitas Nasional, di Pejaten, Pasarminggu, Jakarta Selatan. Pagi itu, cakrawala cerah, tidak ada awan hitam menggantung di langit. Sejauh mata memandang tampak terlihat langit biru lazuardi membentang dari barat ke timur, dan dari selatan ke utara. Cahaya matahari merata memenuhi ruang dan waktu.

Saya bertemu dengan beberapa teman yang menyudut dan berbicara satu sama lain. Saya mendekati mereka dan ikut nimbrung bicara ngalor-ngidul. Terjadi komunikasi horizontal dalam kesetaraan dengan tema-tema politik, demokrasi, HAM, kontestasi dan lain-lain.

Baca Juga :  Anak Istri Tidak Tau Keberadaan, Bripka Faisal Alkap Polisi RS Bhayangkara Pertanyaan Bingkisan Dari Mantan Kapolda Jambi

Ketika tiba berbicara terkait Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden (Pilpres), masing-masing punya pilihan yang berbeda. Suasana itulah yang sekarang terjadi di mana-mana di belahan bumi Indonesia.

Tapi, jika melihat dinamika politik saat ini— yang menjurus pada kompetisi pragmatis di antara pihak berbeda pilihan politik. Maka vibrasi dan aksentuasi pesan tersebut perlu didengungkan kembali, bahwa kita memang berbeda pilihan tapi tetap bersaudara dalam dinamika berdemokrasi.

Baca Juga :  Insentif Guru Ngaji Amburadul dan Tidak merata, Aktivis Forkot Siapkan Gelombang Massa Menuju Kesra Pamekasan

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tambang Ilegal Tembus Duit Haram Nyaris Rp 1.000 Triliun dari Emas Ilegal, ESDM Turun Tangan
RDP Berlanjut ke Lapangan, DPRD Tebo Temukan Pelanggaran di Dua Lokasi
Salut dan Bangga, Bupati M. Syukur Wisudakan 150 Lansia Tangguh S1 dan S2 di Pamenang Barat
PETI Pangkalan Jambu Retakan Asrama Putri Pesantren Tahfiz Al Karim
Bupati M. Syukur Usulkan Pemberdayaan 15 Tumenggung SAD Melalui Budidaya Ikan di Dam Betuk
Putusan MK: Wartawan Tak Dapat Langsung Dituntut Pidana karena Kerja Jurnalistiknya
KUHAP baru berlaku, atur restorative justice hingga rekaman CCTV
Bulog Siap Beli Rp 6.400 Perkilogram, Wabup A. Khafidh dan Kapolres Panen Jagung di Rantau Alai

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 03:02 WIB

Tambang Ilegal Tembus Duit Haram Nyaris Rp 1.000 Triliun dari Emas Ilegal, ESDM Turun Tangan

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:58 WIB

RDP Berlanjut ke Lapangan, DPRD Tebo Temukan Pelanggaran di Dua Lokasi

Selasa, 27 Januari 2026 - 03:50 WIB

Salut dan Bangga, Bupati M. Syukur Wisudakan 150 Lansia Tangguh S1 dan S2 di Pamenang Barat

Selasa, 27 Januari 2026 - 00:48 WIB

PETI Pangkalan Jambu Retakan Asrama Putri Pesantren Tahfiz Al Karim

Selasa, 27 Januari 2026 - 00:18 WIB

Bupati M. Syukur Usulkan Pemberdayaan 15 Tumenggung SAD Melalui Budidaya Ikan di Dam Betuk

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page