IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Arek Lancor Jadi Panggung Budaya Madura pada Hari Jadi Pamekasan

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Suasana pagelaran budaya “Semalam di Madura” di Monumen Arek Lancor, Sabtu (1/11/2025).

Ket. Foto : Suasana pagelaran budaya “Semalam di Madura” di Monumen Arek Lancor, Sabtu (1/11/2025).

Pamekasan, Transatu.id – Acara budaya “Semalam di Madura” memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-495 Kabupaten Pamekasan, Sabtu (1/11/2025), di Monumen Arek Lancor. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi empat kabupaten se-Madura untuk menampilkan seni dan budaya daerah.

Hadir dalam acara tersebut Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, pimpinan daerah dari Bangkalan, Sampang, dan Sumenep, Forkopimda, OPD, serta para pegiat budaya. Beragam pertunjukan seni ditampilkan, termasuk gambus Balasik.

Baca Juga :  Kejari Pamekasan yang Baru Gelar Pisah Sambut Dengan Kajari Lama

Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman menyebut acara ini sebagai upaya menjaga identitas Madura. Menurutnya, tema Hari Jadi “Pamekasan Kreatif dan Maju” tidak hanya berbicara pembangunan fisik, tetapi juga penguatan budaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pembangunan harus beriringan dengan pelestarian budaya. Akar budaya inilah yang membentuk karakter masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Capaian PAD Pasar Melonjak, Disperindag Pamekasan Jadi Rujukan Kabupaten Lain

Dipilihnya Arek Lancor sebagai lokasi acara juga dinilai memiliki makna simbolis. Monumen tersebut menggambarkan keberanian dan semangat masyarakat Madura.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Kebudayaan RI mengapresiasi penyelenggaraan acara ini. Pihaknya menilai Pamekasan memiliki peran penting sebagai pusat kebudayaan Madura dan mendorong penguatan program budaya berbasis masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Gelar Festival Layang Layang LED

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut Ramadhan, Warga Pangkalan Jambu Potong 80 Kerbau, Kades Perentak Berharap Pemerintah Bisa Wakaf Tanah
Gelar Festival Musik Daul, Bupati Pamrkasan: Harus Tetap Dilestarikan di Tengah Zaman
Event Musik Tong-Tong Di Sumenep Sukses Di Gelar
Pemkab Sumenep Gelar Pameran Musium, Ajang Tingkatkan Kunjungan Wisata
Dipercaya Jadi Ketua Panitia MUSKAB Dewan Kesenian Pamekasan 2025, Mas Ayek Optimis Berjalan Lancar
Melalui Event MEC 2025, Pemkab Sumenep Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal
Lestarikan Budaya, Pemkab Sumenep Gelar Karapan Sapi Piala Bupati
Meriah, Warga Branta Pesisir Pamekasan Gelar Petik Laut Selama Empat Hari

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 23:45 WIB

Sambut Ramadhan, Warga Pangkalan Jambu Potong 80 Kerbau, Kades Perentak Berharap Pemerintah Bisa Wakaf Tanah

Sabtu, 1 November 2025 - 14:50 WIB

Arek Lancor Jadi Panggung Budaya Madura pada Hari Jadi Pamekasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 23:01 WIB

Gelar Festival Musik Daul, Bupati Pamrkasan: Harus Tetap Dilestarikan di Tengah Zaman

Minggu, 19 Oktober 2025 - 11:56 WIB

Event Musik Tong-Tong Di Sumenep Sukses Di Gelar

Minggu, 12 Oktober 2025 - 03:55 WIB

Pemkab Sumenep Gelar Pameran Musium, Ajang Tingkatkan Kunjungan Wisata

Berita Terbaru

Founder yayasan Bani Insan Peduli, Ali Zainal Abidin (tengah) memberikan santunan kepada anak yatim di kabupaten Pamekasan, Jumat (6/3/2026).

Daerah

Yayasan BIP Santuni 3.000 Anak Yatim di Pamekasan

Jumat, 6 Mar 2026 - 14:43 WIB