Ini Alasan Prabowo Berhemat untuk Beri Makan Anak Yang Gergizi dan Perbaiki Sekolah Indonesia

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto (kanan) yang kini Presiden RI saat bersama dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (kiri) dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (tengah) beberapa waktu lalu. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)

Prabowo Subianto (kanan) yang kini Presiden RI saat bersama dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (kiri) dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (tengah) beberapa waktu lalu. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)

Transatu.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengatakan dirinya melakukan pemangkasan anggaran karena ingin memberi makan anak-anak dan memperbaiki sekolah seluruh Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat berpidato di Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama di Surabaya, Jawa Timur, Senin, 10 Februari 2025. Ia mengatakan banyak pengeluaran tidak penting dan mubazir yang dicolong oleh pejabat pemerintah. Ia mengaku ada yang melawan upaya penghematan karena merasa kebal hukum dan menjadi raja kecil.

“Saya mau menghemat, uang itu untuk rakyat, untuk memberi makan, untuk anak-anak,” kata Prabowo dalam pidato berapi-api yang disambut tepuk tangan ibu-ibu peserta acara itu.

Sinyal Jokowi dan Prabowo Pamer Makan Bareng, Saat Pilpres 2024 hingga di GBK Menjelang Transisi Pemerintahan
Selain memberi makan bergizi gratis anak Indonesia, Prabowo mengatakan juga ingin memperbaiki semua sekolah di Indonesia. Ia mengungkapkan saat ini ada 330 ribu sekolah di Indonesia. Namun anggaran saat ini hanya cukup memperbaiki sekitar 20.000 sekolah.

“Berapa tahun kita mau selesaikan 330 ribu sekolah? Karena itu perjalanan dinas, perjalanan ke luar negeri dikurangi,” ujarnya.

Prabowo mengatakan selama ini banyak perjalanan dinas yang tidak penting. Ia memperbolehkan perjalanan dinas ke luar negeri selama untuk kepentingan negara. Namun yang terjadi selama ini perjalanan dinas luar negeri hanya kedok untuk jalan-jalan pribadi.

“Kalau mau jalan-jalan pakai uang sendiri. Loh Presiden Prabowo sering ke luar negeri? Saya diundang sebagai kepala Indonesia, kepala negara, dalam konferensi-konferensi penting oleh negara-negara yang penting dan saya mewakili bangsa untuk mengamankan kepentingan bangsa,” katanya.

Ketua Umum Partai Gerindra ini juga menyinggung seminar, studi banding, atau focus group discussion yang sama sekali tidak menghasilkan apa-apa untuk rakyat.

Presiden Prabowo telah memerintahkan pimpinan kementerian, lembaga, dan kepala daerah untuk memangkas anggaran. Prabowo pun menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Inpres ini dipertegas oleh Surat Menteri Keuangan Nomor S-37/MK.02/2025. Kementerian Keuangan menargetkan efisiensi anggaran belanja kementerian dan lembaga (K/L) sebesar Rp 256,1 triliun pada 2025. Selain itu, pemangkasan anggaran belanja negara juga diberlakukan terhadap transfer ke daerah, dengan nilai lebih dari Rp 50,59 triliun.

Baca Juga :  Melalui Festival Musik se-Madura, BNPM Pamekasan Ajak Masyarakat Perangi Korupsi
Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meski Diguyur Rintik Hujan, Polisi Tetap Sigap Atur Lalu Lintas
Tambang Ilegal Tembus Duit Haram Nyaris Rp 1.000 Triliun dari Emas Ilegal, ESDM Turun Tangan
MTQ ke-X Sungai Bengkal Berlangsung Sukses, RW 3 Muara Danau Juara Umum
RDP Berlanjut ke Lapangan, DPRD Tebo Temukan Pelanggaran di Dua Lokasi
Salut dan Bangga, Bupati M. Syukur Wisudakan 150 Lansia Tangguh S1 dan S2 di Pamenang Barat
PETI Pangkalan Jambu Retakan Asrama Putri Pesantren Tahfiz Al Karim
Bupati M. Syukur Usulkan Pemberdayaan 15 Tumenggung SAD Melalui Budidaya Ikan di Dam Betuk
Hadir di SMA 6 Kasat Resnarkoba Minta Tidak Ada Tindakan Bullying dan Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:10 WIB

Meski Diguyur Rintik Hujan, Polisi Tetap Sigap Atur Lalu Lintas

Sabtu, 31 Januari 2026 - 03:02 WIB

Tambang Ilegal Tembus Duit Haram Nyaris Rp 1.000 Triliun dari Emas Ilegal, ESDM Turun Tangan

Kamis, 29 Januari 2026 - 01:00 WIB

MTQ ke-X Sungai Bengkal Berlangsung Sukses, RW 3 Muara Danau Juara Umum

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:58 WIB

RDP Berlanjut ke Lapangan, DPRD Tebo Temukan Pelanggaran di Dua Lokasi

Selasa, 27 Januari 2026 - 03:50 WIB

Salut dan Bangga, Bupati M. Syukur Wisudakan 150 Lansia Tangguh S1 dan S2 di Pamenang Barat

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page