IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Ini Alasan Prabowo Berhemat untuk Beri Makan Anak Yang Gergizi dan Perbaiki Sekolah Indonesia

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto (kanan) yang kini Presiden RI saat bersama dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (kiri) dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (tengah) beberapa waktu lalu. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)

Prabowo Subianto (kanan) yang kini Presiden RI saat bersama dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (kiri) dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (tengah) beberapa waktu lalu. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)

Transatu.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengatakan dirinya melakukan pemangkasan anggaran karena ingin memberi makan anak-anak dan memperbaiki sekolah seluruh Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat berpidato di Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama di Surabaya, Jawa Timur, Senin, 10 Februari 2025. Ia mengatakan banyak pengeluaran tidak penting dan mubazir yang dicolong oleh pejabat pemerintah. Ia mengaku ada yang melawan upaya penghematan karena merasa kebal hukum dan menjadi raja kecil.

“Saya mau menghemat, uang itu untuk rakyat, untuk memberi makan, untuk anak-anak,” kata Prabowo dalam pidato berapi-api yang disambut tepuk tangan ibu-ibu peserta acara itu.

Sinyal Jokowi dan Prabowo Pamer Makan Bareng, Saat Pilpres 2024 hingga di GBK Menjelang Transisi Pemerintahan
Selain memberi makan bergizi gratis anak Indonesia, Prabowo mengatakan juga ingin memperbaiki semua sekolah di Indonesia. Ia mengungkapkan saat ini ada 330 ribu sekolah di Indonesia. Namun anggaran saat ini hanya cukup memperbaiki sekitar 20.000 sekolah.

“Berapa tahun kita mau selesaikan 330 ribu sekolah? Karena itu perjalanan dinas, perjalanan ke luar negeri dikurangi,” ujarnya.

Prabowo mengatakan selama ini banyak perjalanan dinas yang tidak penting. Ia memperbolehkan perjalanan dinas ke luar negeri selama untuk kepentingan negara. Namun yang terjadi selama ini perjalanan dinas luar negeri hanya kedok untuk jalan-jalan pribadi.

“Kalau mau jalan-jalan pakai uang sendiri. Loh Presiden Prabowo sering ke luar negeri? Saya diundang sebagai kepala Indonesia, kepala negara, dalam konferensi-konferensi penting oleh negara-negara yang penting dan saya mewakili bangsa untuk mengamankan kepentingan bangsa,” katanya.

Ketua Umum Partai Gerindra ini juga menyinggung seminar, studi banding, atau focus group discussion yang sama sekali tidak menghasilkan apa-apa untuk rakyat.

Presiden Prabowo telah memerintahkan pimpinan kementerian, lembaga, dan kepala daerah untuk memangkas anggaran. Prabowo pun menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Inpres ini dipertegas oleh Surat Menteri Keuangan Nomor S-37/MK.02/2025. Kementerian Keuangan menargetkan efisiensi anggaran belanja kementerian dan lembaga (K/L) sebesar Rp 256,1 triliun pada 2025. Selain itu, pemangkasan anggaran belanja negara juga diberlakukan terhadap transfer ke daerah, dengan nilai lebih dari Rp 50,59 triliun.

Baca Juga :  Sambut Silaturrahim Politik PPP, DPC PBB Ingin Jadi Lokomotif Pemersatu Dalam Pilkada Pamekasan
Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Sungai Bengkal Kepung Kantor Camat, “Tolak Klaim Wilayah Teluk Rendah Pasar”
Apes..!! Kasat Lantas Muara Jambi Tertangkap Polisi Sultra Bersama Selingkuhan di Kamar Hotel
5 Kota Terbaik di New Zealand untuk Mahasiswa Internasional
Tak Hanya Bantuan, Ansari Beri Motivasi Anak Yatim Saat Salurkan Zakat di Pamekasan
Jambi Berduka, Kominfo Jambi Ariansyah: Selamat Jalan Ade Ambon, Jurnalis Senior Berjiwa Seni & Selalu Ceria
Mengenang H. Hanafi di Masjid Tertua Bungo, Gubernur Al Haris Teguhkan Pembangunan untuk Rakyat
Kapolri Pastikan Tindak Tegas TPPU Pengembangan Emas Ilegal Hasil Peti
Bareskrim : PETI Wilayah Sumatera Kalimantan dan Jawa Capai Rp 992 triliun Hasil Temuan PPATK

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:00 WIB

Warga Sungai Bengkal Kepung Kantor Camat, “Tolak Klaim Wilayah Teluk Rendah Pasar”

Sabtu, 14 Maret 2026 - 03:49 WIB

Apes..!! Kasat Lantas Muara Jambi Tertangkap Polisi Sultra Bersama Selingkuhan di Kamar Hotel

Senin, 9 Maret 2026 - 04:26 WIB

5 Kota Terbaik di New Zealand untuk Mahasiswa Internasional

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:44 WIB

Tak Hanya Bantuan, Ansari Beri Motivasi Anak Yatim Saat Salurkan Zakat di Pamekasan

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:26 WIB

Jambi Berduka, Kominfo Jambi Ariansyah: Selamat Jalan Ade Ambon, Jurnalis Senior Berjiwa Seni & Selalu Ceria

Berita Terbaru