IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Kasus Gebyar Batik Pamekasan Lelet, Aktivis Forkot Kepung Disperindag dan Inspektorat

- Jurnalis

Kamis, 25 Juli 2024 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Forum Kota (Forkot) melakukan aksi demonstrasi ke kantor Disperindag Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kamis (25/07/2024).

Aktivis Forum Kota (Forkot) melakukan aksi demonstrasi ke kantor Disperindag Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kamis (25/07/2024).

TRANSATU.ID,PAMEKASAN– Aktivis yang tergabung dalam Forum Kota (FORKOT) melakukan aksi demonstrasi kasus gebyar batik Pamekasan.

Sejumlah aktivis Forkot tampak melakukan orasi dari Alun-alun Arek Lancor menuju Kantor Disperindag, kemudian mendatangi kantor Inspektorat Pamekasan, Kamis, 25 Juli 2024.

Ketua Forkot Pamekasan, Samsul Arifin, mengatakan bahwa kasus gebyar batik sudah menjadi sorotan publik dan sedang dalam penanganan Polres Pamekasan, tapi sejauh ini belum ada titik terang.

“Kasus ini bergulir hampir 2 tahun, tapi belum ada penetapan tersangka sampai sekarang, ada apa?,”ungkapnya saat orasi di depan kantor Disperindag Pamekasan.

Leletnya kasus gebyar batik, Lanjut aktivis PMII tersebut, diduga karena pihak Disperindag tidak bersikap kooperatif, sebab berkas-berkas yang dibutuhkan dalam penyelidikan tidak diberikan.

“Hingga Polres Pamekasan turun sendiri ke lima titik kegiatan gebyar batik di Jawa Bali untuk mengumpulkan bukti-bukti kasus ini,”terangnya.

Baca Juga :  Wacana Disperindag Sidoarjo Merelokasi Para Pedagang Pasar Larangan Sidoarjo Sisi Timur Tidak Berkeadilan dan Melanggar HAM

Dalam orasinya, aktivis lulusan UNIRA tersebut menyampaikan sejumlah tuntutan dalam penegakan proses hukum kasus Gebyar Batik.

Pertama, Kepala Disperindag harus bekerja sama dengan APH untuk melengkapi bukti-bukti dalam penegakan hukum kasus gebyar batik yang transparan.

Kedua, nonaktifkan oknum ASN yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan Gebyar Batik Pamekasan.

Baca Juga :  Hadirkan Para Bikers dan Jurnalis, Police Enjoy Cegah Maraknya Balap Liar di Pamekasan

Terakhir, apabila Kepala Disperindag tidak bersikap kooperatif dan tidak menonaktifkan oknum ASN yang terlibat, maka harus mengundurkan diri dari jabatan Kepala Dinas.

Sementara itu, Kepala Disperindag Pamekasan, Basri Yulianto mengaku sudah memberikan berkas-berkas yang diminta oleh aparat penegak hukum.

“Kami akan bersikap kooperatif dalam penegakan hukum kasus gebyar batik ini,”katanya kepada peserta aksi.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Sungai Bengkal Kepung Kantor Camat, “Tolak Klaim Wilayah Teluk Rendah Pasar”
Apes..!! Kasat Lantas Muara Jambi Tertangkap Polisi Sultra Bersama Selingkuhan di Kamar Hotel
5 Kota Terbaik di New Zealand untuk Mahasiswa Internasional
Tak Hanya Bantuan, Ansari Beri Motivasi Anak Yatim Saat Salurkan Zakat di Pamekasan
Jambi Berduka, Kominfo Jambi Ariansyah: Selamat Jalan Ade Ambon, Jurnalis Senior Berjiwa Seni & Selalu Ceria
Mengenang H. Hanafi di Masjid Tertua Bungo, Gubernur Al Haris Teguhkan Pembangunan untuk Rakyat
Kapolri Pastikan Tindak Tegas TPPU Pengembangan Emas Ilegal Hasil Peti
Bareskrim : PETI Wilayah Sumatera Kalimantan dan Jawa Capai Rp 992 triliun Hasil Temuan PPATK

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:00 WIB

Warga Sungai Bengkal Kepung Kantor Camat, “Tolak Klaim Wilayah Teluk Rendah Pasar”

Sabtu, 14 Maret 2026 - 03:49 WIB

Apes..!! Kasat Lantas Muara Jambi Tertangkap Polisi Sultra Bersama Selingkuhan di Kamar Hotel

Senin, 9 Maret 2026 - 04:26 WIB

5 Kota Terbaik di New Zealand untuk Mahasiswa Internasional

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:44 WIB

Tak Hanya Bantuan, Ansari Beri Motivasi Anak Yatim Saat Salurkan Zakat di Pamekasan

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:26 WIB

Jambi Berduka, Kominfo Jambi Ariansyah: Selamat Jalan Ade Ambon, Jurnalis Senior Berjiwa Seni & Selalu Ceria

Berita Terbaru