Sampang, Transatu – Di tengah gencarnya program bantuan sosial yang diklaim menjangkau masyarakat rentan, fakta di lapangan justru berkata lain.
Seorang perempuan tunanetra bernama Muslimah, warga Dusun Kebun, Desa Baturasang, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, hingga kini belum pernah menerima bantuan apa pun dari pemerintah.
Hidup sebatang kara setelah kedua orang tuanya meninggal dunia, Muslimah menjalani hari-hari dalam keterbatasan. Ia tak hanya menghadapi kondisi ekonomi yang memprihatinkan, tetapi juga minimnya akses terhadap layanan dasar yang seharusnya menjadi haknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Temuan ini mengarah pada persoalan klasik: lemahnya pendataan warga rentan di tingkat desa. Dari hasil penelusuran, Muslimah diketahui belum memiliki dokumen kependudukan berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), yang menjadi pintu utama untuk mengakses bantuan sosial.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Sampang, Moh. Anwari Abdullah, mengakui pihaknya baru mengetahui kondisi tersebut setelah adanya laporan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya







