Transatu, Aceh Utara — Mahasiswa KKNT Kemanusiaan Universitas Trunodjoyo Madura terus menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program yang memberikan dampak langsung bagi warga. Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan pemasangan alat penjernih air menggunakan filter air tipe 1354 di beberapa titik di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi Universitas Trunodjoyo Madura dalam menghadirkan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya terkait keterbatasan akses terhadap air bersih. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya menjalankan kegiatan akademik, tetapi juga mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sebanyak 8 unit alat penjernih air telah dipasang di lokasi yang membutuhkan, meliputi fasilitas umum dan rumah warga. Dua unit alat penjernih air dipasang di Masjid Assa’adah, Desa Payarabo Lhok, yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih jamaah serta masyarakat sekitar. Selain itu, dua unit lainnya dipasang di Desa Lancok, Kecamatan Sawang, sementara unit lainnya dipasang di beberapa rumah warga yang selama ini mengalami kesulitan memperoleh air bersih yang layak digunakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain proses pemasangan, pada setiap titik lokasi juga dilakukan penjelasan mengenai cara penggunaan dan perawatan alat penjernih air kepada masyarakat setempat. Hal ini dilakukan agar alat yang telah dipasang dapat digunakan secara optimal serta memiliki masa pakai yang lebih lama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Koordinator Desa (Kordes) KKNT Kemanusiaan Universitas Trunodjoyo Madura, Sohib, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya









