Seminar “Poligami Anggaran dan Etika” Bahas Mafia Anggaran dan Fee Mutasi Jabatan di Pamekasan

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 06:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis gelar seminar Poligami Anggaran dan Etika di Ballroom Azana Style, Selasa (24/02/2026).

Aktivis gelar seminar Poligami Anggaran dan Etika di Ballroom Azana Style, Selasa (24/02/2026).

TRANSATU.ID,PAMEKASAN – Barisan Masyarakat Merdeka (BMM) menggelar seminar bertajuk “Poligami Anggaran dan Etika” di Azana Hotel Pamekasan, Selasa (24/2/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung dinamis tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai unsur yaitu Musfiqul Khoir dari kalangan aktivis, Siswanto selaku Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Pamekasan, serta Hamdi, Anggota DPRD Pamekasan.

Dalam acara tersebut dihadiri langsung Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman yang sekaligus memberikan sambutan. Selain orang nomor satu di Pamekasan juga dihadiri oleh beberapa Opd, Polres, Kodim, Kejaksaan Negeri, DPRD Pamekasan, serta dari unsur jurnalis, NGO,organisasi Cipayung dan BEM se Pamekasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua BMM, Suja’i, menegaskan bahwa seminar ini digelar sebagai ruang diskusi terbuka untuk mengkaji berbagai kegelisahan yang dirasakan masyarakat atas persoalan krusial yang berkembang di Kabupaten Pamekasan. Utamanya berkaitan dengan kebijakan anggaran dan kesesuaian dengan RPJMD yang menjadi sorotan diantaranya pemblokiran ribuan peserta BPJS, fenomena perbaikan jalan secara swadaya oleh masyarakat, serta urgensi reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

Baca Juga :  Jelang Pemilu 2024, Polres Sumenep Silaturrahim ke Kantor Bawaslu dan KPU

“Seminar ini sangat bernutrisi bagi pemahaman dalam pengelolaan birokrasi dan anggaran yang baik dan benar. Termasuk soal janji-janji politik Bupati dalam RPJMD yang dinilai bersebarangan dengan kebijakan anggaran,” ujarnyanya.

Selain itu, membahas dugaan keterlibatan istri muda Bupati Pamekasan beserta stafsusnya diduga melakukan intervensi kebijakan anggaran, proyek dan mutasi jabatan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurut Suja’i, isu tersebut perlu dikaji lebih lanjut dan proporsional demi menjaga tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  BMR Gelar Pembagian 300 Paket Takjil Berbuka Puasa di Jalan Raya Serang - Balaraja

“Bahkan hingga menyentuh soal dugaan permainan anggaran siluman yang dilakukan tim anggaran Bapperida dengan stafsus bupati yang sengaja diatur untuk kepentingan kelompok dan pribadi bupati pamekasan. Ternyata semua memang sudah diatur dari perencanaan anggaran diawal,”ungkapnya.

Termasuk dalam urusan mutasi jabatan yang akan datang diduga kuat ada andil istri muda itu bersama kelompoknya yang bergeriliya kepada sejumlah ASN yang mempunyai keinginan duduk di kursi strategi.

“Bahkan hingga muncul pengakuan salahsatu ASN yang dimintai Fee untuk mengisi jabatan strategis. Tentu hal ini tidak boleh dibiarkan dan harus diungkap agar pemerintahan berjalan sesuai prinsip etika dan konsekuensi hukum yang berlaku,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Usir PKL Modal Hilang Suami Sakit Sekolah Anak Terancam Motor Ditarik Leasing

Sehingga melalui forum diskusi yang menghadirkan unsur DPRD, aktivis, serta aparat penegak hukum, BMM berharap APH utamanya, bisa memahami secara mendalam dan melakukan langkah hukum terhadap sejumlah persoalan yang mengarah pada KKN, agar tercipta kepemerintah yang bersih dari korupsi.

“Seminar ini sebatas awal untuk mengungkap secara umum atas semua persoalan yang ramai diperbincangkan, sederet persoalan itu perlu dibahas khusus satu-satu melalui FGD ke depan. Sebagai upaya untuk mendukung kerja-kerja APH dalam memberantas KKN dan menciptakan birokrasi yang bebas korupsi,”pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Warga Madura Sambut Kepulangan Haji Her dari KPK, Pertanda Tidak akan Diperiksa lagi?
Sebut Ekonomi Merangin Melambung, Nyatanya DPRD Merangin Bongkar PAD Hilang 20 Miliar
Anggota DPRD Sumenep Dapil VIII Dorong Dapur MBG Cepat Terealisasi Di Wilayah Kepulauan
Inovasi Antar Obat Ke Rumah Pasien, RSUDMA Sumenep Dapat Dukungan Masyarakat
RSUDMA Sumenep Berencana Tambah Armada Mobil La Sehat
RSUDMA Sumenep Buka Rekrutmen BLUD Non-ASN Formasi Tahun 2026.
RSUDMA Sumenep Siap Berikan Kompensasi Bagi Pasien Yang Dapat Layanan Dibawah Standart 
Bupati Merangin : Pegawai Kebersihan Bukan Robot, Kalau Masyarakat Gak Peduli Otomatis Tidak Selesai

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 12:47 WIB

Ribuan Warga Madura Sambut Kepulangan Haji Her dari KPK, Pertanda Tidak akan Diperiksa lagi?

Jumat, 10 April 2026 - 14:57 WIB

Sebut Ekonomi Merangin Melambung, Nyatanya DPRD Merangin Bongkar PAD Hilang 20 Miliar

Jumat, 10 April 2026 - 13:57 WIB

Anggota DPRD Sumenep Dapil VIII Dorong Dapur MBG Cepat Terealisasi Di Wilayah Kepulauan

Jumat, 10 April 2026 - 09:16 WIB

Inovasi Antar Obat Ke Rumah Pasien, RSUDMA Sumenep Dapat Dukungan Masyarakat

Jumat, 10 April 2026 - 09:13 WIB

RSUDMA Sumenep Berencana Tambah Armada Mobil La Sehat

Berita Terbaru

Daerah

RSUDMA Sumenep Berencana Tambah Armada Mobil La Sehat

Jumat, 10 Apr 2026 - 09:13 WIB