Warga Tolak Mesin Grading TBS Otomatis di PT SKU Tebo: Petani Tercekik, Pekerja Terancam!

- Jurnalis

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT SKU Teb

PT SKU Teb

TEBO – Gelombang penolakan muncul atas rencana penggunaan alat grading otomatis Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit oleh perusahaan kelapa sawit PT Satya Kisma Usaha (SKU) di Desa Betung Bedarah Barat, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.

Warga menilai kebijakan perusahaan yang lebih dikenal dengan PT Tebora tersebut bukan sekadar modernisasi, melainkan ancaman nyata bagi petani kecil dan tenaga kerja lokal.

Salah seorang warga setempat menegaskan, masyarakat meminta perusahaan menghentikan rencana penggunaan mesin grading otomatis dan kembali menerapkan sistem sortasi manual yang melibatkan tenaga manusia.

“Kami tegas menolak alat grading otomatis itu. Kembalikan ke sistem manual. Jangan sampai teknologi justru mematikan penghidupan masyarakat,” ujarnya kepada media ini, Selasa 17 Februari 2026.

Menurutnya, kalau mesin otomatis yang menggunakan sistem sensor itu diberlakukan, standar penerimaan buah menjadi sangat ketat dan kaku. Buah yang sebelumnya masih bisa diterima nanti tentunya akan langsung ditolak. Bahkan, buah dengan tiga brondolan pun disebut masih dikategorikan mentah oleh sistem.

“Akibatnya buah petani kedepannya berpotensi banyak yang tidak masuk. Kami akan kesulitan menjual hasil panen. Kalau seperti ini terus, petani kecil bisa gulung tikar,” tegasnya.

Tak hanya itu, warga juga menyoroti dampak terhadap lapangan kerja. Proses sortasi yang sebelumnya dilakukan pekerja kini digantikan mesin, sehingga berpotensi mengurangi jumlah karyawan.

“Sekarang ada tenaga kerja di bagian sortasi. Nantinya semua akan diganti dengan alat. Ini jelas mengurangi pekerjaan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Warga menilai kebijakan tersebut berpotensi menciptakan ketimpangan, di mana buah milik masyarakat makin sulit terserap sementara perusahaan dinilai semakin dominan. Mereka mendesak adanya evaluasi terbuka dan kebijakan yang lebih berpihak pada petani serta pekerja lokal.

“Modernisasi boleh, tapi jangan sampai rakyat yang jadi korban,” tegasnya lagi.

Terkait hal itu, Kades Betung Bedarah Barat, Kuspandi meminta pihak perusahaan meninjau ulang kebijakan tersebut karena dinilai berdampak langsung pada petani kecil dan tenaga kerja lokal.

“Kami minta rencana ini dikaji kembali. Jangan sampai petani dirugikan dan lapangan kerja berkurang,” tegas Kuspandi.

Ia menekankan bahwa modernisasi harus tetap mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat desa.

Pemerintah desa, katanya, siap memfasilitasi dialog agar ada solusi yang adil bagi semua pihak. (Kholil king)

Baca Juga :  Satpol PP Sumenep Serahkan Laporan Data Rokok Ilegal Kepada Bea Cukai
Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Guluk-Guluk Ungkap Kasus Curas Dan Amankan Pelaku
Polres Sumenep Amankan Pelaku Pencurian Kotak Amal Masjid
Jalan Kabupaten di Tabir Tak Kunjung Diperbaiki Pemerintah Merangin, Warga Terpaksa Perbaikan  Swadaya
Kapolres Sumenep Sidak SPBU dan SPBE, Pastikan Stok Aman
Antisipasi Kelangkaan BBM, Forpimka Kangean Lakukan Patroli
Malam Pertama Tidur Rumah Istri di Tabir, Eh Malah Cincin Pengantin Raib Dibawak Malik
SMSI Layangkan Ultimatum ke Bank Mandiri Soal Lelang Rumah Debitur di Rimbo Ilir
Pasca Lebaran Idul Fitri 1447 H, Direktur RSUDMA Sumenep Tingkatkan Layanan 

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 07:31 WIB

Polsek Guluk-Guluk Ungkap Kasus Curas Dan Amankan Pelaku

Jumat, 3 April 2026 - 07:28 WIB

Polres Sumenep Amankan Pelaku Pencurian Kotak Amal Masjid

Jumat, 3 April 2026 - 04:13 WIB

Jalan Kabupaten di Tabir Tak Kunjung Diperbaiki Pemerintah Merangin, Warga Terpaksa Perbaikan  Swadaya

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:04 WIB

Antisipasi Kelangkaan BBM, Forpimka Kangean Lakukan Patroli

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:15 WIB

Malam Pertama Tidur Rumah Istri di Tabir, Eh Malah Cincin Pengantin Raib Dibawak Malik

Berita Terbaru

Daerah

Polsek Guluk-Guluk Ungkap Kasus Curas Dan Amankan Pelaku

Jumat, 3 Apr 2026 - 07:31 WIB

Daerah

Polres Sumenep Amankan Pelaku Pencurian Kotak Amal Masjid

Jumat, 3 Apr 2026 - 07:28 WIB