Diduga Mark Up Dana Desa dan Anggaran BUMDes 2024, Kakon Padang Ratu Bungkam Saat Dikonfirmasi

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 06:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

Tanggamus, Transatu – Ada apa dengan Irham selaku Kepala Pekon Padang Ratu, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus? Saat dikonfirmasi awak media terkait dugaan mark up penggunaan Dana Desa tahun anggaran 2024 melalui pesan WhatsApp, yang bersangkutan memilih enggan memberikan jawaban, Minggu (11/01/2026).

Awak media sebelumnya bermaksud meminta klarifikasi serta penjelasan terkait penggunaan anggaran Dana Desa yang digelontorkan pemerintah pusat untuk pembangunan, kemajuan, dan kesejahteraan masyarakat.

Namun, upaya konfirmasi tersebut tidak mendapat respons dari Kakon Padang Ratu, Irham, yang kini diduga kuat melakukan mark up Dana Desa tahun anggaran 2024.

Sikap bungkam seribu bahasa tersebut seolah menunjukkan adanya sesuatu yang ditutup-tutupi dan semakin menimbulkan kecurigaan publik.

Kepala Pekon Padang Ratu diduga mengalokasikan Dana Desa untuk kepentingan pribadi semata, bukan demi kepentingan masyarakat sebagaimana tujuan utama anggaran tersebut.

Saat dikonfirmasi kembali oleh Media Siber88 pada Minggu (11/01/2026) melalui sambungan telepon seluler WhatsApp, Irham selaku Kakon Padang Ratu, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, tetap tidak memberikan jawaban.

Hal ini semakin memperkuat kecurigaan terkait laporan masyarakat mengenai dugaan mark up penggunaan Dana Desa Pekon Padang Ratu.

Baca Juga :  Mahasiswi UTM Tuntut Keadilan untuk Een di PN Bangkalan

Adapun sejumlah item Anggaran Dana Desa (ADD) Pekon Padang Ratu tahun anggaran 2024 yang diduga mengalami mark up, antara lain:

1. Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (alat produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan padi/jagung) sebesar Rp174.450.000.

2. Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan sebesar Rp39.600.000.

3. Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani sebesar Rp65.909.000.

4. Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (gorong-gorong, selokan, box/slab culvert, drainase, dan prasarana jalan lainnya) sebesar Rp59.152.000.

Di tempat terpisah, seorang sumber internal warga Pekon Padang Ratu, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, yang meminta namanya dirahasiakan, saat dikonfirmasi Media Siber88 pada Minggu (11/01/2026), membenarkan adanya dugaan mark up Dana Desa tahun anggaran 2024.

Baca Juga :  Pengacara Membahas Isu Pembebasan Lahan dalam Proyek Pembangunan Tower SUTET oleh PLN

Menurut sumber tersebut, dugaan mark up yang dilakukan oleh Kakon Padang Ratu, Irham, salah satunya terdapat pada kegiatan pengerasan jalan usaha tani senilai Rp65.909.000 serta pengadaan alat produksi penggilingan padi dan jagung sebesar Rp174.450.000.

“Masih banyak dugaan anggaran Dana Desa Pekon Padang Ratu lainnya yang diduga di-mark up oleh Kakon Irham, termasuk pembangunan dan peningkatan prasarana jalan desa senilai Rp59.152.000,” ujar sumber tersebut. (Tomi/Red)

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JPPR Pamekasan Tolak Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD
RSUDMA Sumenep Tahun 2026 Siap Memasuki Rumah Sakit Berbasis Kompetensi 
Terungkap Dua Perusahaan Pemenang Tender Proyek Sampai Rp 20,4 Miliar
Era Baru KONI Pamekasan 2025–2029, Fokus Pembinaan Atlet dan Penguatan Prestasi
Puskesmas Giligenting Kolaborasi Dengan KUA Beri Layanan Kesehatan Kepada Catin
Kabid BM Sebut Cuma Titik Tertentu Diperbaiki Ruas Jalan Ulak Makam Kota Raja
BC Madura Tolak Audiensi Ternak Pita PR Daun Alami, Forkot Siapkan Aksi Massa Hingga Lapor Kemenkeu RI
Aktivis Tabir Nilai Proyek Turap Puskesmas Diduga Banyak Markup

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 06:10 WIB

Diduga Mark Up Dana Desa dan Anggaran BUMDes 2024, Kakon Padang Ratu Bungkam Saat Dikonfirmasi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 06:37 WIB

JPPR Pamekasan Tolak Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:46 WIB

RSUDMA Sumenep Tahun 2026 Siap Memasuki Rumah Sakit Berbasis Kompetensi 

Jumat, 9 Januari 2026 - 03:11 WIB

Terungkap Dua Perusahaan Pemenang Tender Proyek Sampai Rp 20,4 Miliar

Kamis, 8 Januari 2026 - 08:51 WIB

Era Baru KONI Pamekasan 2025–2029, Fokus Pembinaan Atlet dan Penguatan Prestasi

Berita Terbaru

Jasad mengapung ditemukan warga Pulau layang

Hukum dan Kriminal

Warga Temukan Jasad Mengapung Tengah Danau Bekas Eks Biji Besi Pulau Layang

Minggu, 11 Jan 2026 - 22:19 WIB

Wabup A Khafid hadiri isra Mi’raj di Tambang Emas

Pemerintah

Wabup A Khafid Bersama Ribuan Warga, Isra Mi’raj di Tambang Emas

Minggu, 11 Jan 2026 - 02:29 WIB

You cannot copy content of this page