Diduga Limbah Dapur MBG di Klompang Barat Pakong Cemari Lingkungan, Warga Takut DBD Merebak

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 00:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

Pamekasan, Transatu – Aktivitas dapur penyedia Makanan Bergizi Gratis (MBG) di bawah pengelolaan Yayasan Pemuda Penggerak Desa Klompang Barat, Kecamatan Pakong, kembali menuai kritik, Minggu (30/11/2025).

Limbah cair dari dapur tersebut dikeluhkan warga karena diduga dibuang sembarangan hingga mencemari lingkungan pemukiman.

Sejumlah warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi dapur menilai bahwa pengelolaan limbah tidak mengikuti standar kebersihan dan kesehatan lingkungan. Genangan air kotor dengan aroma menyengat kerap terlihat di area pembuangan.

“Sudah beberapa kali kami melihat air limbah itu hanya dialirkan ke pinggir rumah warga. Baunya menusuk dan sangat mengganggu,” ungkap salah satu warga berinisial S, Sabtu (29/11/2025).

Menurutnya, kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena kawasan ini merupakan wilayah yang setiap tahun rawan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Ia menilai, jika tidak ditangani serius, limbah ini bisa menjadi pemicu meningkatnya populasi nyamuk.

Baca Juga :  Dinkes P2KB Sumenep Gelar Senam Bersama Dengan KPPS dan Lakukan Skrining

“Kami bukan menolak programnya, tapi limbah yang dibiarkan begitu saja jelas membahayakan. Jangan sampai program untuk kesehatan malah memunculkan masalah kesehatan baru,” tegas S.

Warga mengaku telah menyampaikan keluhan baik kepada pihak desa maupun pengelola yayasan. Namun, mereka merasa respons yang diberikan masih sebatas janji tanpa tindakan nyata.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Sukseskan Pelaksanaan PIN Polio

“Kami sudah capek menyampaikan, tapi seperti tidak dianggap. Setidaknya lakukan perbaikan pembuangan limbah, supaya kami bisa hidup nyaman,” tambahnya.

S berharap pemerintah desa turun tangan dan melakukan inspeksi serta memberikan pembinaan kepada pihak yayasan agar pengelolaan limbah dilakukan sesuai aturan.

“Lingkungan yang bersih adalah hak seluruh warga. Jangan tunggu ada yang sakit dulu baru bertindak,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUDMA Sumenep Tahun 2026 Siap Memasuki Rumah Sakit Berbasis Kompetensi 
Puskesmas Giligenting Kolaborasi Dengan KUA Beri Layanan Kesehatan Kepada Catin
Ayam Berulat Dibagikan ke Siswa TK, Dapur MBG SPPG Nurul Haromain Diprotes Wali Murid
Viral Lauk MBG Menu ‘Baut’, Dugaan Keterlibatan M.A Anggota DPRD Dapil 3 Menguat
Yayasan Humairoh Sejahtera Terapkan Standar Higienis dalam Program Makan Bergizi Gratis
Dinkes Pamekasan Bimbing SPPG Biequeen Nyalabu Daya, Pastikan Penyajian Menu MBG Sehat
RSUDMA Sumenep Akan Bekerjasama Dengan BPJS Mengenai Layanan Sub Spesial Bedah Digestif 
Hari ini, RSUDMA Sumenep Buka Layanan Sub Spesialis Bedah Digestif.

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:46 WIB

RSUDMA Sumenep Tahun 2026 Siap Memasuki Rumah Sakit Berbasis Kompetensi 

Kamis, 8 Januari 2026 - 04:16 WIB

Puskesmas Giligenting Kolaborasi Dengan KUA Beri Layanan Kesehatan Kepada Catin

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:52 WIB

Ayam Berulat Dibagikan ke Siswa TK, Dapur MBG SPPG Nurul Haromain Diprotes Wali Murid

Minggu, 30 November 2025 - 00:19 WIB

Diduga Limbah Dapur MBG di Klompang Barat Pakong Cemari Lingkungan, Warga Takut DBD Merebak

Rabu, 12 November 2025 - 09:42 WIB

Viral Lauk MBG Menu ‘Baut’, Dugaan Keterlibatan M.A Anggota DPRD Dapil 3 Menguat

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page