IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Gara-Gara Selisih Kendaraan Supir Ambulan Puskesmas Jadi Korban Penganiayaan

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 01:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Supir ambulan puskesmas tabir ulu habis Maulana bersama rekan wanitanya / foto - Sarpandi

Supir ambulan puskesmas tabir ulu habis Maulana bersama rekan wanitanya / foto - Sarpandi

MERANGIN, Transatu.id — Supir ambulan Puskesmas Kecamatan Tabir Ulu Haris Maulana bersama rekannya seorang wanita warga muara jernih menjadi korban penganiayaan setelah berselisih jalan dengan pengendara sepeda motor pada Selasa (23/9) sekitar pukul 02.00 WIB.

Kejadian bermula saat Haris membawa pasien kritis yang akan dirujuk ke Kabupaten Merangin dari Kecamatan Tabir Ulu. Karena kondisi darurat, Haris mengemudikan ambulan dengan kecepatan tinggi. Di tengah perjalanan, ia hampir bertabrakan dengan sebuah sepeda motor yang datang dari arah berlawanan.

Haris, yang fokus membawa pasien kritis, tidak memperdulikan kejadian tersebut dan terus melaju. Namun, tidak lama kemudian, mobil ambulan yang dikendarainya terjebak macet dan berhenti.

Tanpa disadari Haris, pengendara sepeda motor rupanya menyusul dan langsung menariknya turun dari mobil. Pengendara sepeda motor bahkan mencekik leher Haris dan berniat memukulnya karena merasa tidak terima dengan kejadian hampir bertabrakan tersebut.

Merasa tidak terima telah dianiaya, Haris langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Merangin. Laporan ini langsung ditanggapi oleh pihak kepolisian.

“Saya sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Merangin,dan berharap pihak kepolisian bisa menangani kasus ini,agar kedepannya tidak terjadi seperti yang saya alami saat ini,”ucap Haris Maulana

Haris sendiri saat ini dalam keadaan aman dan telah mendapat penanganan dari pihak kepolisian. Pihak Puskesmas Tabir Ulu juga telah memberikan dukungan kepada Haris.

Baca Juga :  Sekda Kabupaten Sumenep : PNS yang Aktif di Politik Harus Mengundurkan Diri

Penulis: Sarpandi 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Camat Pastikan, Bupati Tebo Akan Temui Perwakilan Warga Sungai Bengkal Pasca Lebaran
Ribuan Warga Bangkalan Terima Bantuan Sembako dari Bank BRI
Ungkap Kasus Pembacokan di Desa Rek-Kerek, Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Oknum Kiai
Fadhil Arief Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju Gubernur Jambi 2030
Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 H, RSUD dr H. Moh Anwar Sumenep Layani IGD 24 Jam
Jelang Lebaran Idul Fitri 2026, PR. Pandawa Tunggal Bagikan THR dan Parcel
Baru Selesai Dibangun Lampu Taman Rp3 Miliar di Sebelah Polres Mati, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Warga Sungai Bengkal Kepung Kantor Camat, “Tolak Klaim Wilayah Teluk Rendah Pasar”

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 03:23 WIB

Camat Pastikan, Bupati Tebo Akan Temui Perwakilan Warga Sungai Bengkal Pasca Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:25 WIB

Ribuan Warga Bangkalan Terima Bantuan Sembako dari Bank BRI

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:08 WIB

Ungkap Kasus Pembacokan di Desa Rek-Kerek, Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Oknum Kiai

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:58 WIB

Fadhil Arief Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju Gubernur Jambi 2030

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:57 WIB

Jelang Lebaran Idul Fitri 2026, PR. Pandawa Tunggal Bagikan THR dan Parcel

Berita Terbaru