IMG_20260220_212824
previous arrow
next arrow

Jembatan Rapuh di Sumber Jaya Terancam Runtuh, Nyawa Warga Dipertaruhkan

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 05:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan  rapuh

Jembatan rapuh

JAMBI – Sebuah jembatan kayu yang menjadi satu-satunya akses vital bagi ribuan warga Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, kini berada di ambang kehancuran. Meski tiap hari dilintasi oleh pelajar, petani, pedagang, hingga pekerja, jembatan yang berdiri di atas kawasan Danau Padi ini justru luput dari perhatian serius pemerintah.

 

Pantauan di lapangan menunjukkan sebagian besar struktur kayu pada jembatan tersebut telah lapuk, retak, dan berlubang, terutama di bagian lantai. Tak sedikit bagian yang hanya tersisa tulang kerangka, menunggu waktu untuk runtuh. Warga yang melintas terpaksa berjudi dengan nasib, melewati jembatan sambil menahan napas, berharap tidak menjadi korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kami setiap hari lewat sini, tapi terus terang was-was. Kayunya sudah banyak yang lapuk, tapi tidak ada jalan lain,” ujar Ismadi, pengendara sepeda motor.

 

Ironisnya, akses jalan menuju jembatan di kedua sisi telah dibangun secara permanen menggunakan rigid beton. Namun, bagian paling krusial, yaitu jembatan penghubung antar wilayah, masih menggunakan material kayu tua yang jelas tidak lagi layak pakai.

Baca Juga :  Gara -Gara BH 1 F Dua Kali Mogok, Pembelian Mobnas Samsat Hilang Bupati Merangin Malah Beli Mobil Baru

 

“Sebagian lantainya sudah bolong. Kalau motor atau orang jatuh, siapa yang tanggung jawab? Pemerintah harus turun tangan sebelum ada korban,” tegas Wahyu, warga lainnya.

 

Situasi ini mencerminkan kelalaian dalam perencanaan infrastruktur yang berkelanjutan. Masyarakat Desa Sumber Jaya tak butuh janji kosong, mereka menuntut aksi nyata dan cepat dari Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi serta dinas terkait.

 

Jika pembiaran ini terus berlangsung, bukan hanya akses ekonomi dan pendidikan yang terancam lumpuh, tapi juga keselamatan jiwa warga.

 

“Kami hanya ingin jembatan ini dibangun permanen, agar kami bisa hidup dan bekerja dengan tenang. Jangan tunggu jatuh korban dulu baru sibuk,” tambah seorang warga dengan nada kesal.

 

Warga kini menanti jawaban tegas dan langkah konkret dari pemerintah. Sementara itu, jembatan rapuh ini terus menjadi bom waktu yang bisa meledak kapan saja.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Lepas Parade Kendaraan Listrik Madura EV Funday

Jembatan Rapuh di Sumber Jaya Terancam Runtuh, Nyawa Warga Dipertaruhkan

JAMBIONE. COM, SENGETI – Sebuah jembatan kayu yang menjadi satu-satunya akses vital bagi ribuan warga Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, kini berada di ambang kehancuran. Meski tiap hari dilintasi oleh pelajar, petani, pedagang, hingga pekerja, jembatan yang berdiri di atas kawasan Danau Padi ini justru luput dari perhatian serius pemerintah.

Pantauan di lapangan menunjukkan sebagian besar struktur kayu pada jembatan tersebut telah lapuk, retak, dan berlubang, terutama di bagian lantai. Tak sedikit bagian yang hanya tersisa tulang kerangka, menunggu waktu untuk runtuh. Warga yang melintas terpaksa berjudi dengan nasib, melewati jembatan sambil menahan napas, berharap tidak menjadi korban.

“Kami setiap hari lewat sini, tapi terus terang was-was. Kayunya sudah banyak yang lapuk, tapi tidak ada jalan lain,” ujar Ismadi, pengendara sepeda motor.

Ironisnya, akses jalan menuju jembatan di kedua sisi telah dibangun secara permanen menggunakan rigid beton. Namun, bagian paling krusial, yaitu jembatan penghubung antar wilayah, masih menggunakan material kayu tua yang jelas tidak lagi layak pakai.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Serahkan Sertifikat Tanah, Program Sehat Kepada Masyarakat Kecamatan Dungkek

“Sebagian lantainya sudah bolong. Kalau motor atau orang jatuh, siapa yang tanggung jawab? Pemerintah harus turun tangan sebelum ada korban,” tegas Wahyu, warga lainnya.

Situasi ini mencerminkan kelalaian dalam perencanaan infrastruktur yang berkelanjutan. Masyarakat Desa Sumber Jaya tak butuh janji kosong, mereka menuntut aksi nyata dan cepat dari Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi serta dinas terkait.

Jika pembiaran ini terus berlangsung, bukan hanya akses ekonomi dan pendidikan yang terancam lumpuh, tapi juga keselamatan jiwa warga.

“Kami hanya ingin jembatan ini dibangun permanen, agar kami bisa hidup dan bekerja dengan tenang. Jangan tunggu jatuh korban dulu baru sibuk,” tambah seorang warga dengan nada kesal.

Warga kini menanti jawaban tegas dan langkah konkret dari pemerintah. Sementara itu, jembatan rapuh ini terus menjadi bom waktu yang bisa meledak kapan saja.

Follow WhatsApp Channel transatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Safari Ramadhan di Tanjab Timur, Wagub Sani Serahkan Bantuan Stunting, CSR Hingga BAZNAS
Safari Ramadhan, Gubernur Al Haris Dorong Sinergi Percepatan Pembangunan Daerah
Gubernur Al Haris Tinjau Bendungan PLTA Danau Kerinci, Lepas 10.000 Benih Ikan dan Apresiasi Kemandirian SMK-SPP Negeri 3 Kerinci
Kabar Gembira! Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk PPPK Paruh Waktu di Jambi
Safari Ramadhan di Kerinci, Gubernur Al Haris : Ada 24,80% Anak-Anak di Jambi Fatherless
Pol PP Bungo Kodim Bute Amankan Alat Berat Excavator Dilokasi Tambang Ilegal Tampa Libatkan Polisi
Bupati M. Syukur Santuni 77 Anak Yatim di Sela Pesantren Kilat
Senyum Warga Batang Asai Sambut Jalan Baru, Gubernur Al Haris Resmikan Akses Impian 88 Kilometer

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:51 WIB

Safari Ramadhan di Tanjab Timur, Wagub Sani Serahkan Bantuan Stunting, CSR Hingga BAZNAS

Minggu, 8 Maret 2026 - 03:14 WIB

Safari Ramadhan, Gubernur Al Haris Dorong Sinergi Percepatan Pembangunan Daerah

Minggu, 8 Maret 2026 - 03:08 WIB

Gubernur Al Haris Tinjau Bendungan PLTA Danau Kerinci, Lepas 10.000 Benih Ikan dan Apresiasi Kemandirian SMK-SPP Negeri 3 Kerinci

Sabtu, 7 Maret 2026 - 21:04 WIB

Kabar Gembira! Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk PPPK Paruh Waktu di Jambi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:15 WIB

Safari Ramadhan di Kerinci, Gubernur Al Haris : Ada 24,80% Anak-Anak di Jambi Fatherless

Berita Terbaru