Beberapa waktu lalu RSUDMA Sumenep telah melakukan penyuluhan perdana Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) kepada siswa sekolah SLB di kecamatan Saronggi. Dengan fokus memberikan edukasi kesehatan sekaligus deteksi dini gangguan kesehatan pada anak berkebutuhan khusus. Koordinator Tim PKRS RSUD Sumenep, Vinda Sartika Basri, mengatakan penyuluhan tidak sekadar menyampaikan materi kesehatan. Kegiatan itu juga menjadi pintu awal pemetaan kondisi kesehatan siswa. “Kelompok rentan seperti anak berkebutuhan khusus perlu mendapatkan perhatian yang setara. Melalui kegiatan ini, kami berupaya meningkatkan derajat kesehatan mereka secara berkelanjutan,” ungkap Vinda. Selasa (24/02/2026). Vinda menjelaskan, rumah sakit berkomitmen menyediakan layanan yang adil dan inklusif. Komitmen itu, sejalan dengan penyediaan fasilitas ramah difabel di lingkungan RSUD. Vinda menjelaskan, materi penyuluhan disampaikan dokter spesialis mata, Fardian Yedasukma, didampingi Kepala Seksi Rawat Jalan Fitri Dwi Cahyani. Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan komunikatif agar mudah dipahami siswa. Manajemen RSUD berharap program tersebut berlanjut secara berkala. Rumah sakit menargetkan peningkatan kesadaran kesehatan sejak usia dini, terutama bagi anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Sumenep. Sementara itu, Direktur RSUD Sumenep dr Erliyati menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial institusi pelayanan publik daerah. “Kegiatan ini akan dilaksanakan secara terjadwal oleh Tim PKRS dengan dukungan tim Rawat Jalan. Harapannya, program ini dapat berjalan konsisten dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya penyandang disabilitas,” ucap Erliyati.Transatu.id, SUMENEP - Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh Anwar (RSUDMA) Sumenep, Madura tahun 2026 menggalakkan penyuluhan kesehatan bagi anak usia dini termasuk siswa sekolah luar biasa (SLB).
RSUDMA Sumenep Galakkan Penyuluhan Kesehatan Kepada Anak Usia Dini
Foto: Dokumentasi Transtu.id
Wabup H A Khafid dan Dandim 0420/Sarko, Survei Rencana Lahan Unit Kompi Produksi
Ketua BAZNAS Provinsi Jambi Tegas Bantah Tuduhan Dana Zakat Dipakai Safari Ramadhan Wagub
Kabid Cikar Tidak Komitmen Ucapkan Proyek RTH Selesai Cepat, Malah 2026 Lanjut kerja