Transatu.id, Merangin -- Tragedi berdarah tewasnya sopir truk sawit warga desa Bungo Antoi Kecamatan Tabir selatan minta PT SGN ditutup.
Diminta ditutup PT SGN itu, pasca kejadian satpam pabrik SGN melakukan penikaman terhadap warga setempat.
Baca Juga:Berbagi Kebahagian, Partai Nasdem Kabupaten Sarolangun Santuni Ratusan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Desakan itu timbul merasa kecewa dengan ulah satpam PT SGN itu menimbulkan amarah, dan memilukan lokasi timbangan di dalam pabrik.
Bahkan aksi kejam pelaku yang begitu dingin menusuk korban hingga di kejar sampai di parkiran.
Baca Juga:Polisi Tetapkan Fahruddin Anggota DPRD Sungai Penuh Fraksi Golkar Sebagai Tersangka Pengrusakan
Padahal korban sudah terjatuh namun aksi pelaku tidak berhantu bahkan begitu sadis, tetap saja menghujani tubuh korban dengan tusukan senjata tajam jenis pisau.



