Transatu, Pamekasan- Kawal sejumlah kasus yang ada di IAIN Madura, Dema IAIN Madura lakukan audiensi terhadap pimpinan kampus, Selasa, 10/12/2024.
Ketua DEMA I, Syamsul Arifin, menyampaikan bahwa tuntutan tersebut merupakan langkah tegas agar kasus serupa tidak terulang di masa depan, "ada dua kasus yang akan kami kawal, yaitu pembayaran uangg kuliah tunggal (UKT) bodong dan lemahnya keamanan kampus,” ungkapnya.
Dalam forum DEMA I meminta pihak kampus untuk memenuhi 6 tuntutan; pertama agar rektor menjatuhkan sanksi Drop Out (DO) kepada oknum pelaku yang terlibat (jika mahasiswa aktif). Kedua, meminta pimpinan melaporkan pelaku ke pihak berwajib karena pelanggaran hukum yang dilakukan. Selain itu, DEMA I juga menuntut pelaku mengembalikan uang korban secara utuh tanpa pengurangan.
Berkaitan dengan masalah keamanan kampus, pihaknya meminta pihak kampus bertanggung jawab dengan memberikan ganti rugi atas hilangnya sepeda motor di lingkungan kampus. Terakhir, DEMA I mendesak pengadaan CCTV di beberapa sudut kampus yang belum terpantau untuk meningkatkan sistem keamanan.
“Kami mendesak pimpinan mengambil langkah tegas. Sanksi kepada pelaku harus memberikan efek jera dan menjadi pembelajaran bagi mahasiswa lainnya,” tegas Syamsul sapaan akrabnya.



