TRANSATU.ID,PAMEKASAN - Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Kabupaten Pamekasan, Mawardi menolak wacana mekanisme pemilihan kepala daerah melalui dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD).

Sebelumnya, wacana pelaksanaan Pilkada tidak langsung atau dipilih melalui DPRD sudah menuai pro dan kontra di kalangan publik. Bahkan sampai sekarang wacana tersebut sudah ratusan kursi DPR RI dari beberapa Partai Politik yang sudah Mendukung Wacana tersebut, alasannya adalah Mahalnya mahar politik.

Sekjen Partai Gerindra, Sugiono di beberapa media menilai Pilkada melalui DPRD lebih efisien dari berbagai sisi baik dari tahap penjaringan Kandidat, mekanisme pemilihan hingga penggunaan dan ongkos politik.

Senada dengan Ketum Partai kebangkitan bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, mengatakan turut mendukung usulan mekanisme Pilkada dipilih melalui DPRD.

"Alasannya sederhana; biaya mahal, dan penuh kecurangan juga aparatur belum banyak yang bisa netral," ungkap Cak Imin.