Bangkalan, Transatu - Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli UTM (AMP UTM) melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Rektorat UTM, Bangkalan, Madura, Jawa Timur pada Selasa (2/4/2024).

Kedatangan mereka itu lantaran pihak kampus dan jajaran Rektorium tidak transparan dalam menetapkan kebijakan anggaran, malah justru terkesan melakukan Pungutan Liar (Pungli) terhadap para mahasiswa UTM.

Diketahui Uang Kuliah Tunggal (UKT) UTM, meningkat secara drastis pada tahun 2024 dari yang tahun kemarin 3 juta. Pada tahun ini sudah mencapai diangka 7 Juta dan permasalahan lainnya.

"Kampus UTM ini sudah tidak beres, fasilitas masih berantakan, UKT nya malah gak karuan, jangan ada dusta diantara kita," ujar Ropik salah satu orator aksi.

Maka dari itu, Aliansi Mahasiswa Peduli UTM mendatangi dan mempertanyakan kebijakan yang diambil oleh REKTORIUM terkait apakah hal tersebut untuk kepentingan UTM atau kepentingan tikus kampus, tegasnya saat orasi.

"Ada apa sebenarnya di UTM ini? Toefel masih pakai kertas, penilainnya bukan basis komputer jangan-jangan ada kongkalikong terus fasilatas gak karuan bahkan toga wisuda disewa ada apa sebenarnya pak, kami disini ingin belajar jangan peras uang orang tua kami pak," pungkas Ropik dalam orasi.