Sebelum acara dimulai, masyarakat desa melakukan persiapan dengan penuh semangat. Perahu-perahu tradisional disiapkan dan dihias dengan hiasan bunga dan warna-warni yang indah. Alat tangkap ikan dan peralatan petik laut lainnya dipersiapkan dengan teliti.
Kusairi, kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan menyampaikan dalam sambutannya bahwa
tradisi petik laut di Desa Pagagan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sebagai upaya untuk menjaga kelestarian sumber daya laut dan mempromosikan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan ekosistem laut. Tradisi ini mengajarkan nilai-nilai kebersamaan, rasa syukur, dan penghormatan terhadap alam.
Baca Juga:Berbanding Terbalik, Antara PAUD AWARD 2024 dan Polemik Uang Pengamanan di Disdikbud Pamekasan