"Kita memeroleh sejumlah data dari fraksi Demokrat Pamekasan, karena kompleks datanya, kita kemudian gelar FGD, bersama 15 anggota FWP," sambung Ongky.

Pokok Masalah FGD

Anggota Fraksi Demokrat Pamekasan Tabri S Munir menyebut acuan data kesejahteraan sosial atau Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSEN) Kabupaten Pamekasan menyisakan masalah.

"Masalahnya yang kami temukan di Kecamatan Proppo, ada satu kelompok pemukiman warga tidak mampu, ada 18 rumah. 8 gak dapat bantuan, gak masuk, setelah dicek desil enam," kata Tabri.

Padahal, kata Tabri, satu kelompok pemukiman ini warga kurang mampu semua. "Nah, pertanyaannya, yang mana yang gak kerja, apakah operator SIK-NG, apakah petugas Regsosek?" tanyannya.