Dia juga menyebutkan, jumlah pedagang yang mengikuti bazar takjil Ramadhan sebanyak 183 yang berada di dalam tenda maupun di luar tenda. "Pendapatan di setiap pedagang rata rata Rp 750 ribu setiap hari, maka kalau kita kalkulasi sekitar Rp 100 juta uang yang berputar di para pedagang takjil Ramadhan setiap harinya," sebut Iksan.

"Pemerintah hadir dalam kegiatan kalender event bazar takjil Ramadan ini guna penguatan ekonomi masyarakat kabupaten Sumenep," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim menyampaikan, Melalu bazar takjil Ramadhan dapat meningkatkan ekonomi para pelaku UMKM.

Bazar takjil yang di selenggarakan oleh Pemerontah Kabupaten Sumenep dengan tujuan, masyarakat tidak bingung mecari takjil dan kuliner untuk buka puasa bersama keluarga di rumahnya.

"Dengan terpusatnya takjil atau kuliner, masyarakat tidak kebingungan mencari menu yang di sukai," ungkap Imam Hasyim