Wabup Imam menjelaskan, seluruh proses budidaya dilakukan secara terkontrol, mulai dari pengaturan suhu, kelembapan udara, hingga sistem irigasi yang terintegrasi dengan teknologi digital.
Sistem tersebut memungkinkan petani memantau dan mengelola tanaman secara lebih presisi sehingga kualitas dan kuantitas hasil panen dapat ditingkatkan.
"Kehadiran kawasan smart farming ini mampu membangkitkan semangat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk kembali melirik sektor pertanian sebagai bidang yang menjanjikan di masa depan," pungkasnya.