Transatu.id, Merangin -- Tragedi berdarah tewasnya sopir truk sawit warga desa Bungo Antoi Kecamatan Tabir selatan minta PT SGN ditutup.
Diminta ditutup PT SGN itu, pasca kejadian satpam pabrik SGN melakukan penikaman terhadap warga setempat.
Baca Juga:Mengkritik di Ruang Publik Malah Dikatakan Kelompok Sakit Hati Atau Menjatuhkan Pemerintah
Desakan itu timbul merasa kecewa dengan ulah satpam PT SGN itu menimbulkan amarah, dan memilukan lokasi timbangan di dalam pabrik.
Bahkan aksi kejam pelaku yang begitu dingin menusuk korban hingga di kejar sampai di parkiran.
Padahal korban sudah terjatuh namun aksi pelaku tidak berhantu bahkan begitu sadis, tetap saja menghujani tubuh korban dengan tusukan senjata tajam jenis pisau.



