Transatu.id, Sumenep - Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Madura, dari Fraksi Demokrat H. Masdawi mengapresiasi program Desa Model Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Anak (Sadel Cepak).
Menurut Masdawi, Program Sadel Cepak yang di gagas oleh Dinas Kesehatan P2KB (Dinkes P2KB) merupakan upaya bagaimana tidak terjadi perkawinan di bawah ketentuan umur yang sudah ditetapkan oleh pemerintah melalui Undang Undang Nomer 16 tahun 2019.
"Program ini dalam rangka menghindari pernikahan dini, karena melalui pernikahan dini rentan dengan terjadinya Stunting," kata Masdawi. Kamis (09/08).
Selain itu, kata Masdawi, akibat pernikahan anak di usia dini sering terjadi perceraian, dikarenakan pasangan tersebut belum siap seutuhnya dalam mengarungi bahtera keluarga.
"Dengan terjadinya pernikahan dini, akan menimbulkan beberapa problem, bukan hanya mengenai Stunting, akan tetapi akan berakibat pula kepada kesenjangan atau kemiskinan dikarenakan pihaknya belum punya pekerjaan atau penghasilan," jelasnya.