TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Babinsa Koramil 0826-09 Pakong Tinjau Tanaman Padi Warga Yang Gagal Panen Akibat Hama Dan Serangan Burung di Desa Banban

Transatu.id,PAMEKASAN – Babinsa (Bintara Pembina Desa) dari Koramil 0826-09 Pakong, Kopka Ach Kuzairi, mengunjungi tanaman padi milik Ibu Hamimah, seorang warga Desa Banban, Dusun Kendel, yang mengalami kegagalan panen akibat serangan hama dan burung, Rabu (25/10/2023).

 

Saat melihat kondisi tanaman padi yang hampir gundul, Kopka Ach Kuzairi merasa prihatin dan bersama dengan warga sekitar, dia melakukan peninjauan mendalam untuk mengevaluasi kerugian yang dialami oleh Ibu Hamimah. Hama dan serangan burung merupakan dua faktor utama yang menyebabkan hasil panen padi tahun ini mengalami penurunan yang signifikan.

Baca Juga :  Tingkatkan Kapasitas Masyarakat, PJ Bupati Masrukin Kukuhkan FPRB

 

Kopka Ach Kuzairi berbicara dengan Ibu Hamimah dan mendengarkan dengan seksama cerita kesulitannya. Dia memastikan bahwa aparat pemerintah setempat dan petani lainnya akan memberikan dukungan serta bantuan yang diperlukan untuk mengatasi masalah ini.

 

“Babinsa akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk mencari solusi yang efektif guna mengendalikan serangan hama dan burung yang merusak tanaman padi ini. Kami akan berusaha untuk Ibu Hamimah dan petani lain di wilayah ini mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan untuk mendapatkan hasil panen yang lebih baik di masa depan,” ujar Kopka Ach Kuzairi.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 0826-10 Waru Tanamkan Nilai-nilai Pancasila pada Siswa SDN Waru Barat 1

 

Lanjut Kopka Ach Kuzairi, “Kerugian dalam hasil panen padi ini menjadi keprihatinan bersama, dan upaya bersama akan dilakukan untuk mendukung para petani dalam menghadapi tantangan ini.”

 

“Semoga ke depannya, para petani di Desa Banban dapat mengatasi masalah ini dan mendapatkan hasil panen yang lebih baik,”pungkasnya.

Baca Juga :  Polsek Larangan dengan memasang spanduk himbauan. dilarang menyalakan api di kawasan rawan kebakaran hutan dan Lahan

 

Sementara Hamimah mengungkapkan harapannya untuk mendapatkan solusi dan bantuan yang diperlukan agar para petani di wilayahnya dapat menghindari kegagalan panen di masa depan.

 

“Kami sangat bersyukur atas kunjungan Babinsa Pakong, dan kami berharap ada solusi yang akan membantu kami mengatasi masalah ini. Kami bekerja keras untuk menanam padi, dan hasil panen yang baik sangat penting bagi keluarga kami,” ujarnya dengan rasa harap.

TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA