TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Program JKM Merupakan Bentuk Tanggung Jawab Pemerintah Kepada Masyarakat

Transatu.id, Sumenep – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep Edi Rasiyadi bersama jajaran BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sumenep, memberikan santunan BPJS ketenagakerjaan kepada keluarga almarhum kepala desa dan perangkat desa.

“Penyelenggaraan program jaminan sosial merupakan salah satu tanggung jawab dan kewajiban pemerintah, untuk memberikan perlindungan sosial ekonomi kepada masyarakat,” kata Sekda di sela-sela kegiatannya, di Balai Desa Giring Kecamatan Manding, Selasa (08/08) kemarin.

Penyerahan santuan ini, merupakan salah satu contoh manfaat bagi masyarakat yang mendaftarkan diri menjadi kepesertaan BPJS ketenagakerjaan, sehingga bisa membantu keluarga yang meninggal.

Baca Juga :  Jelang Pemilu 2024, Polres Sumenep Silaturrahim ke Kantor Bawaslu dan KPU

“Kepala desa dan perangkat desa termasuk masyarakat yang terdaftar dalam program BPJS ketenagakerjaan mendapatkan perlindungan sosial ekonomi, manakala mengalami peristiwa kecelakaan kerja, ataupun meninggal dunia,” paparnya

Ia mengatakan, BPJS yang menyalurkan Jaminan Kematian (JKM) ini, menambah pemahaman dan pengetahuan perangkat desa dan masyarakat, dalam upaya optimalisasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep menyampaikan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan, yang telah memberikan manfaat jaminan kematian bagi masyarakat dan perangkat desa yang meninggal dunia di Kabupaten Sumenep,” ungkap Sekda.

Baca Juga :  Wabup Sumenep Ajak Warga Lestarikan Budaya Musik Tong Tong

BPJS Kabupaten Sumenep selain menyalurkan manfaat jaminan kematian dan penyerahan piagam penghargaan, juga mengadakan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan, di Balai Desa Giring Kecamatan Manding.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, mengungkapkan, kepala desa dan perangkat desa di Kabupaten Sumenep yang menjadi peserta program jaminan sosial, berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) berjumlah 4.027 peserta.

Baca Juga :  Banyak Permasalahan, GMNI Jambi Miminta Gubernur untuk evaluasi Kinerja

Angka ribuan kepala desa dan perangkat desa itu, perinciannya adalah sebanyak 302 kepala desa, 303 sekretaris desa, 955 kasi, 955 kaur dan 1.512 kepala dusun.

“Saat ini, penyaluran manfaat JKM diberikan kepada sebelas orang ahli waris dengan ketentuan setiap ahli waris menerima santunan sebesar empat puluh dua juta Rupiah,”tutupnya.

TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA