TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Peringati Hari Ulang Tahun yang ke 12, FPTP Adakan Santunan Anak Yatim dan Khitanan Masal

Transatu, Pamekasan- Dalam rangka memperingati hari ulang tahun yang ke 12 tahun, forum pemuda Tampojung Pregih (FPTP) adakan santunan anak yatim dan khitan masal pada Kamis, 27 Juli 2023.

Sesuai dengan yang disampaikan Kiyai Ahmad Yazid Rofiki selaku penasihat FPTP, acara tersebut sekaligus memperingati sunah Rasul di bulan Muharram.

“Bulan Muharram merupakan bulan yang mulia, bersedekah dan menyantuni anak yatim adalah sunnah rosul yang sangat dianjurkan,” ujar nya dalam sambutannya.

Baca Juga :  Sukses Laksanakan Kaderisasi Formal MAPABA, Ketua PMII Rayon Sakera: Organisasi Harus Tumbuh Secara Pencapaian

Santunan anak yatim tersebut diikuti oleh kurang lebih 30 anak yatim dan 20 anak peserta khitan masal. Acara yang berlangsung sekitar jam 08.00 WIB tersebut juga dihadiri oleh bapak kepala desa beserta perangkat dan ibu-ibu PKK.

“Alhamdulillah, pemuda di Tampojung Pregih bisa solid hingga detik ini. Dibantu mahasiswa yang melakukan Kuliah pengabdian Masyarakat (KPM) dari Institut Agama Islam Negri (IAIN) Madura dan Stei MM acara ini berlangsung dengan khidmat dan lancar,” jelas Yanto selaku kepala desa Tampojung Pregih.

Baca Juga :  PPL di Diskominfo Pamekasan, Ini Target Empat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Madura

Tidak hanya itu, mahasiswa KPM dari dua kampus tersebut turut membantu prosesi bakti sosial di desa Tampojung Pregih tersebut.

“Bangga rasanya bisa terlibat di acara bakti sosial di Tampojung Pregih, bisa ikut menyantuni anak yatim dan membantu menenangkan anak-anak peserta khitan yang berontak kesakitan. Tidak tega sebenarnya ketika melihat anak-anak yang baru berumur sekitar 2-3 tahunan menangis dan tidak mau disunat, namun alhamdulillah acaranya tetap khidmat sampai selesai” ungkap Arini mahasiswi IAIN Madura.

Baca Juga :  RSUDMA Sumenep Dapat Apresiasi dari Kemenkes Dengan Pelayanan Memuaskan
TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA