TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Daerah  

F-BPM : “Kabid SMP Mansur” Diduga Telan Fee Proyek

TRANSATU – Merangin – Setelah berapa DPRD melakukan cuitnya atas tindakan dilakukan Kabid SMP Dinas Pendidikan Merangin Juhen, membuat berapa elemen angkat bicara.

Seperti Ketua Forum Bersama Peduli Merangin (F-BPM) Roni, sangat menyayangi pelaku Kabid SMP Disdik tidak mencontohkan seorang pemimpin.

F-BPM menilai Kabid SMP telah melakukan dugaan main fee proyek hingga lupa daratan.

“Kasi itu pelaksana bawah Kabid. Kalau Kabid mampu bekerja sendiri itu bukan OPD namanya, Ini tak lepas dari fee proyek, kabid mau telan dan mengatur sendri,
Saya bingung kenapa Kabid ini dipertahankan, ” ungkap Ketua F-BPM.

Baca Juga :  Kadinsos P3A Sumenep Pastikan Tidak Ada Pemotongan Terhadap Bansos DBHCHT

F-BPM menilai Tipekal Kabid SMP sepertinya tdk baik, bahkan membahayakan, jika terus jabtannya dipertahankan akan menjadi buruk disdik.

“Ini dia biar aja masuk perangkap sedirian, APH jaksa juga pantau. Jangan ini menjadi kejadian 2017 terulang di Diknas Merangin lagi, “ujar Ketua F-BPM.

Ketua F-BPM juga mengatakan, jika Kabid ingin kerja sendirian, semua harus bertindak dan tinggalkan ruangan SMP.

“Ini yg saya bilang dulu, dapat jabatan sama degan melepas beruk (monyet), kepadang jagung” imbuhnya.

Baca Juga :  Sapa Peserta PBAK 2023, Civitas Akademika Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Ajak Mahasiswa Baru Untuk Produktif Bersama

Roni juga berharap kepada wakil bupati dan wakil bupati Jangan memakai Kabid yang makan sendiri segala mau di embatnya.

Seperti diwancari media kepada kasi Sarpra DD diruangannya, saat di awak media mendapat kabar informasi kasi Sarpra tidak dilibatkan.

“Wah, saya dak tau Ado kegiatan dindo, Masalah kegiatan proyek dan menjadi pppk, kurang tau saya, “ungkap kasi Sarpra DD saat dikonfirmasi awak media.

Bahkan kegiatan bentuk apa tidak tau, untuk diketahui kegiatan sudah berjalan dan proses tanyang pekerjaan sudah dilakukan.

Baca Juga :  Pimpin Apel Gelar Kasatkamling, Ini Pesan Kapolres Sumenep

Pa


dahal kata kasi Sarpra banyak usulan harus dikerjakan bersama -sama. Namun kata Kabid SMP cukup dia sendiri yang mengerjakan.

“DPA Awal Juga sudah rekom inspektorat supaya pekerjaan dilibatkan kasi sarpra SMP, tapi kata kabid SMP cukup dia sendiri yang ngerjakan, ” ungkap Kasi Sarpra SMP Dinas Pendidikan Merangin.

Sementara Kabid SMP JU saat WhatsApp melalui handphonenya membaca dan mengirimkan Poto stiker menangis.(king)

 

TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA