TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Owner PR Ayunda Bantah Adanya Isu Bea Cukai Terima Setoran Rp 35 Juta Setiap Bulan

Transatu.id,PAMEKASAN – Uang pengamanan alias sogok-menyogok menjadi isu trending di kalangan aktivis dan media di kabupaten Pamekasan, Madura.

 

Isu dugaan biaya pengamanan mesin linting rokok itu sebesar Rp 35 juta, yang diduga disetor oleh perusahaan rokok dan diterima oleh Bea Cukai Madura.

 

Faktanya, isu tersebut hoax alias tidak benar. Isu tersebut dinilai hanya ingin memperlihatkan bahwa bisnis rokok tidak steril dari upaya-upaya tercela, meskipun kemungkinan terjadi.

Baca Juga :  Diduga Langgar Kode Etik, Oknum Penyidik Polres Lamongan Dilaporkan ke Propam

 

Menanggapi hal itu, Owner Perusahaan Rokok (PR) Ayunda Permata Sejahtera, Bambang Budianto menegaskan bahwa isu tersebut tidak benar.

 

Ia menyebut, PR Ayunda yang berdiri sejak tahun 2015 memastikan tidak keluar sepeserpun uang untuk pungutan liar yang kemudian disetor ke Bea Cukai.

 

“Itu tidak benar dan saya berani bersumpah. Semenjak perusahaan saya berdiri dari tahun 2015 tidak ada sepeserpun pungutan yang dilakukan oleh Bea Cukai Madura,” ungkapnya.

Baca Juga :  Siapkan Lahan Pertanian, Serda Jumrah Babinsa Koramil 0826-05 Larangan Dorong Swasembada Pangan

 

Bambang mengatakan, sejauh ini Bea Cukai Madura telah menjalankan tugasnya dengan baik dan secara proporsional.

 

“Intinya tidak ada penarikan bahkan setoran semacam itu. Saya jadi saksi Bea Cukai Madura seudah bekerja secara profesional,” ujarnya.

 

Bahkan, kata Bambang, Bea Cukai memberikan pembinaan terhadap perusahaan rokok lokal pemula maupun yang sudah lama.

Baca Juga :  Dirut PT. Bawang Mas Group Siap Berkontribusi Memajukan Ponpes di Era Teknologi

 

“Selama ini Bea Cukai Madura sudah melakukan pembinaan terhadap perusahaan rokok lokal yang ilegal atau rokok-rokok yang resmi,” tandasnya.

 

Kepala Sekai Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Madura Zainul Arifin mengatakan bahwa isu tersebut isu hoax alias isu tidak benar. “Itu tidak benar,” singkatnya.

TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA