TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Karapan Sapi Betina di Sumenep Perlu di Lestarikan

Transatu.id, Sumenep – Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur selain kaya dengan destinasi wisata juga mempunyai ragam budaya, kesenian seperti karapan sapi yang sudah mendunia.

Namun, ada salah satu wilayah yang mempunyai budaya yang dianggap unik di Kabupaten Sumenep, letaknya di salah satu kepulauan yang bernama Gili Raja, kecamatan Gili Genting yaitu karapan sapi betina.

Baca Juga :  Dandim 0827 Berikan Kado HUT Bhayangkara Ke 77 Kepada Polres Sumenep

Pada umumnya yang dikenal masyarakat banyak adalah karapan sapi jantan. “Karapan sapi betina ini hanya ada di pulau Gili raja,” kata Mahruki, salah seorang tokoh pemuda pecinta karapan sapi betina.

Menurutnya, budaya ini merupakan budaya turun temurun, dan sampai saat ini masyarakat tetap melestarikannya

Sehingga kami sebagai masyarakat Gili Raja, berharap kepada pemerintah daerah agar turut serta melestarikan budaya yang ada ini.

Baca Juga :  Tegur Suara Bising di Gudang, Anto di Serang Oknum Karyawan Toko

“Kami sangat berharap perhatian pemerintah Kabupaten Sumenep dan besar harapan kami karapan sapi betina ini dapat di masukkan dalam kalender ivent,” harapnya

Mahruki menjelaskan bahwa sapi betina yang akan mengikuti karapan di hias laksana pengantin dan di iringi oleh gamelan (Saronin).

Baca Juga :  Dukung kemajuan wirausaha indonesia, bank bjb selenggarakan Young Entrepreneur Success Zone (YEZ) 3.0.

“Sapi betina dengan pakaian yang sangat anggun terlebih dahulu sama sama membajak tegalan selanjutnya dikerap dengan mengikuti aba aba dari pemandu.

“Budaya ini merupakan kesenian tradisional masyarakat Gili Raja yang tujuannya mempererat tali silaturrahmi. Melalui kesenian ini mampu mendongkrak harga sapi yang ada di pulau Gili raja,” pungkasnya

TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA