TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Gelar Kegiatan Binkom Dalam Mencegah Konflik Sosial Kodim 0826 Pamekasan Bersama Mabes TNI AD

Transatu.id, PAMEKASAN – Sosialisasi Pembinaan Komunikasi (Binkom) dilakukan oleh Kodim 0826 Pamekasan dalam rangka cegah konflik sosial kepada segenap komponen masyarakat di wilayah Madura Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Mabes TNI AD yang bertempat di aula Makodim 0826 Pamekasan, Rabu (14/6/2023)

 

Pasalnya, dalam kegiatan sosialisasi tersebut bukan hanya pembahasan menghadapi tahun politik 2024 mendatang, melainkan dalam beragama tentu sangat banyak konflik yang terjadi pada masyarakat di bawah dengan adanya perbedaan suku, ras dan agama.

Baca Juga :  Kodim 0826/Pamekasan Gelar Do'a Bersama Dalam Rangka HUT TNI Ke-78

 

Buktinya, dalam kegiatan Binkom cegah konflik sosial yang mengusung tema “Peran Seluruh Komponen Masyarakat Dalam Mencegah Konflik Sosial” dihadiri oleh Kolonel Totok Sutrisno yang menjabat sebagai staf intel mabes TNI AD.

 

Dandim 0826 Pamekasan Letkol Inf Ubaidillah menyampaikan saat sambutan bahwa dalam mengatasi konflik tersebut tentu harus mempunyai kesadaran diri sendiri oleh masyarakat sehingga bisa terkontrol dalam mengatasi suatu masalah.

Baca Juga :  Wujudkan Ketahanan Pangan, Sertu M. Adi Bantu Petani Tomat Dalam Pengairan

 

“Ini merupakan tugas kita bersama saling bergandeng tangan dalam mengatasi konflik sosial, apalagi pada tahun yang akan datang sudah menghadapi pemilihan umum (pemilu) tentu sangat banyak perbedaan. Dengan adanya perbedaan tersebut kami berharap jadikanlah Rahmatan Lil’alamien,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Kolonel Totok Sutrisno yang menjabat sebagai staf intel mabes TNI AD sekaligus pemateri kegiatan Binkom menyampaikan dengan adanya kegiatan yang sedang berlangsung ini mampu melaksanakan dan mencegah konflik sosial khususnya yang berada di kalangan masyarakat.

Baca Juga :  Stop Peredaran Rokok Ilegal, Satpol PP dan Damkar Gelar Sosialisasi di 13 Kecamatan se Pamekasan

 

“Indonesia merupakan Negara yang berkedaulatan dengan beragam agama, suku dan ras sehingga konflik pasti terjadi di masyarakat,” katanya.

 

Di samping itu, kolonel Totok mengatakan bahwa menjelang kegiatan pemilu serentak nanti gesekan dan propaganda masyarakat tentu sangat rentan sekali dan ini merupakan kewajiban seluruh masyarakat dalam mengatasi.

 

“Semoga masyarakat Indonesia dalam menyikapi konflik sosial dapat menyikapi dengan kepala dingin meskipun berbeda-beda,” pungkasnya.

TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA