TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Bantuan PIP Jadi Atensi Kejaksaan Negeri Sumenep

Transatu.id, Sumenep – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Madura, Jawa Timur menyoroti tentang bantuan Program Indonesia Pintar (PIP).

Sehingga Kejari Sumenep melakukan langkah dengan meminta keterangan dari lembaga sekolah SD Negeri maupun Swasta.

Seperti yang dilakukan oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Moch Indra Subrata, SH.MH melakukan klarifikasi sekaligus meminta keterangan terhadap salah satu Sekolah di Sumenep yang merasa dirugikan.

“Kami telah meminta keterangan salah satu sekolah yakni, ketua Yayasan, Kepala sekolah dan Operator sekolah,” kata Kasi Intel Moch Indra. Selasa (23/05/2023).

Baca Juga :  Diprakarsai Kadus Telaga, Warga Pakamban Daya Bangun Jalan Baru Penghubung Antar Dusun

Indra menjelaskan, dugaan adanya penyelewengan atau pemalsuan pengajuan bantuan PIP oleh seseorang telah mengatur puluhan lembaga atau sekolah, namun saat ini pihaknya (Kejari) masih melakukan pendalaman dengan meminta keterangan kepada sekolah.

“Kita masih meminta keterangan kepada sekolah, nanti setelah beberapa sekolah kita konfirmasi, baru kita lakukan klarifikasi pihak yang diduga melakukan atau yang mengkondisikan program PIP tersebut” terangnya.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Ustadz S akan Pidanakan Semua Pihak yang Sebarkan Fitnah dan Hoax

Lebih lanjut Kasi Intel kelahiran Kota Pahlawan Surabaya itu mengatakan, terbongkarnya masalah tersebut berawal dari salah satu pengurus Yayasan yang merasa lembaganya tidak pernaah mencairkan bantuan PIP namun justru tercatat di Bank ada yang telah melakukan pencairan.

“Dugaan sementara, pelaku yang mengaku sebagai kordinatir PIP ini melakukan sejumlah pemalsuan data, dari tanda tangan Ketua Yayasan, Kepala Sekolah hingga tand tangan penerima, dan diketahui unag yang dicairka kurang lebih 26 juta” ungkapnya.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna Tentang Pembahasan 4 Raperda

Dikatakan Kasi Intel yang baru bertugas di Sumenep dua bulan tersebut, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap kasus BSI yang sempat ramai beberapa waktu lalu. “Betul, hari ini kita periksa saksi pelapor untuk kasus Bank Syariah Indonesia (BSI) Sumenep, nanti kita kabari lagi ya perkembangannya untuk BSI ini” pungkasnya.

TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA