TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Bupati Sumenep Lepas Festival Tan Pangantanan Dhe’ Nondhe’ Ni’ Nang

Transatu.id, Sumenep – Kalender Iven Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar festival Tan Pangantanan Dhe’ Nondhe ‘Ni’ Nang yang terselenggara di tempat wisata pantai Lombang. Minggu (14/05/2023).

Festival Tan Pangantanan Dhe’ Nondhe’ Ni’ Nang bertujuan untuk melestarikan budaya lokal yang dirintis oleh para leluhur Kabupaten Sumenep.

“Kita perkenalkan kepada anak anak calon penerus bangsa, agar paham dan mengerti tentang budaya yang dimiliki kita,” kata Bupati Sumenep saat melepas kontingen Tan Pangantanan Dhe’ Nondhe’ Ni’ Nang bersama ketua tim Penggerak PKK.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Sukseskan Pelaksanaan PIN Polio

Menurut Bupati, kita harus memberikan pendidikan tentang sejarah melalui praktek kepada anak yang masih di bawah umur. “Tan Pangantanan ini merupakan permainan anak kecil yang di pandu oleh para orang tua dulu dan sekarang kita praktekkan kepada anak anak agar tetap lestari,” jelasnya.

Sehingga, para anak anak kita tidak selalu bermain yang digital saja. “Saya berharap kegiatan ini bukan hanya saat ada festival, akantetapi para orang tua bisa mempraktekkan Dirumah agar anak tidak selalu main hp saja,” ujarnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Sumenep : Pelabuhan Dungkek Dorong Peningkatan Ekonomi

“Melalui permainan ini di rumah bisa memberikan pelajaran kepada anak anak supaya lebih banyak berinteraksi dengan temannya, karena permainan ini butuh peserta lebih dari 3 orang,” paparnya.

Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep menyampaikan, penyelenggaraan festival Tan Pangantanan Dhe’ Nondhe’ Ni’ Nang yang diletakkan di tempat wisata pantai Lombang selain bertujuan untuk melestarikan tradisi budaya lokal Sumenep juga mempromosikan tempat wisata Lombang kepada masyarakat dan wisata baik lokal maupun luar.

Baca Juga :  Polres Kerinci Tangkap Warga Perentak , Warga Perentak Blokir Jalan Antar Kabupaten

“Ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam rangka mendorong bagaimana wisata di Kabupaten Sumenep bisa lebih maju lagi,” kata Kadis Budporapar Sumenep Moh. Iksan.

Sehingga dampaknya akan terasa kepada pariwisata bahkan dampak ekonomi serta menggeliatkan dari semua sektor.

“Ada tiga hal untuk memajukan tempat pariwisata, membenahi agar destinasi tersebut mempunyai daya tarik bagi wisatawan dengan perbaikan perbaikan, promosi dan tata kelola, serta melalui Iven yang telah kita gelar,” jelasnya

TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA