TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

HCML Terkesan Menutupi Oknum Penipu Ratusan Juta Milik Warga Pamekasan

Transatu.id,PAMEKASAN – Oknum penipuan yang mengatas namakan salah satu perusahaan tambang terkemuka di jawa timur kembali melancarkan aksinya.

 

HCML adalah perusahaan tambang yang cukup terkenal di wilayah jawa timur dan madura khususnya. Banyak tambang yang berhasil produksi di daerah kabupaten sampang dan sumenep, akan tetapi hal ini tercoreng oleh ulah oknumnya berinisial VA dengan jabatan sebagai Public Relation yang di duga melakukan penipuan ratusan juta rupiah.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 0826-06 Pademawu Bantu Petani Penyemaian Benih Padi

 

Robby warga pamekasan merupakan salah satu korbannya dimana uang senilai ratusan juta tidak ada kejelasan hingga saat ini.

 

“kejadian ini bermula saat VA menawarkan joint modal untuk keperluan Program Pengembangan Masyarakat HCML untuk wilayah kepulauan sapudi di bulan Mei 2022. Dengan berbekal dokumen perjanjian kerjasama yang berlogo HCML,”tegasnya

 

“Perjanjian tersebut menyebutkan pengembalian modal setelah genap 30hari. Karena melewati batas yang ditentukan belum ada tanda-tanda pengembalian korban berusaha mencari kejelasan ke oknum tersebut dan kepimpinan HCML baik diSurabya dan Jakarta namun semuanya penuh ketidak jelasan dan terkesan melindungi oknum tersebut”, ucap dari Robby korban penipuan.

Baca Juga :  Stop Peredaran Rokok Ilegal, Satpol PP dan Damkar Gelar Sosialisasi di 13 Kecamatan se Pamekasan

 

“Hal ini cukup disayangkan karena HCML terkesan menukar reputasi mentereng perusahaan dengan ulah seorang oknumnya. Mungkinkah HCML secara sengaja menutupi kebusukan oknumnya dengan alasan proyek nasional yang mengeruk sumber Daya Alam Madura????”,keluh kesalnya Robby.

Baca Juga :  Sempat Buron Tersangka Penganiayaan Berat Akhirnya Berhasil Dibekuk Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Merangin Ditempat Persembunyiannya

 

“Laporan Polisi dengan nomer B/242/III/ Res.I.II/2023/Satreskrim sudah dilayangkan oleh korban. Namun sampai saat ini belum ada kejelasannya, apakah masih pendalam, apakah sudah penyelidikan atau bagaimana, sehingga pihak kami sebagai korban merasa ketar ketir akan nasib uang kami serta dimungkinkan ada korban lain selain saya”,Pungkasnya.

 

“Semoga kekhawatiran saya ini segera mendapat respon yang baik dari pihak Satreskrim Polres Pamekasan dan Perusahaan HCML”,imbuhnya.

TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA