TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Untuk Mendongkrak Peminat Pamor Batu Akik, PGC Pamekasan Gelar Kontes Tingkat Nasional

Pameran Batu Akik di Gedung Prima Jaya Abadi Pamekasan

Transatu, Pamekasan -Arlan PGC Pamekasan menggelar Kontes Batu Akik Nasional yang berlangsung selama tiga hari di Gedung Prima Jaya Abadi Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Kontes ini bertujuan untuk saling silaturahim sesama warga negara dan meningkatkan potensi kekayaan alam serta seni di Indonesia salah satunya batu akik.(12-3-2022).

“Syukur Alhamdulillah masyarakat Kabupaten pamekasan untuk peserta Gemstone ini sangat antusias sekali, bahkan yang dari luar Jakarta Cirebon, Jember, Malang, Surabaya, Sumatra, Kalimantan dll seluruh Indonesia hadir,” ungkap Ketua Arlan PGC Pamekasan, Dayat.

Baca Juga :  Serunya DIGI Playlist Love Festival 2.0, Hadirkan Kolaborasi Lintas Genre

Batu akik yang dikonteskan bervariasi mulai dari batu Jenis Veros, Yaman, Jamrud dan jenis akik lainnya kurang lebih 700 kategori yang dilombakan.

”Insya Allah ribuan batu masuk di meja pendaftaran,” jelas Dayat.

Dayat mengungkapkan dalam hal ini, Sahabat Rudi S Pamekasan siap mendukung pelaksanaan kembali kontes Batu Akik dan diharap masuk agenda tahunan.

“Kemudian kami para pelaku usaha dan pecinta Batu Permata dan Batu Akik berterima kasih kepada sahabat Rudi, Pemerintah, para donatur sponsor khususnya, yang telah mensupport penuh dan memfasilitasi serta para panitia yang saling bahu membahu sehingga lomba ini bisa terlaksana dengan baik dan lancar,” tambah dia.

Baca Juga :  Polres Sumenep Terus Selidiki Kebakaran Kayu Bangunan Milik MWC NU Lenteng

Dilain Kesempatan, Rudi pemilik Gedung Prima jaya Abadi juga berpesan kepada masyarakat untuk meramaikan perhelatan kontes batu akik tingkat nasional.

“Dalam Kesempatan Kali Ini,kami juga menyediakan beberapa lapak produk dari batu-batu akik jenis alami nusantara,” Ujarnya.

Baca Juga :  Kapolres Berangkatkan Armada Balik Mudik Gratis Sumenep ke Surabaya

Sementara, Abu Bakar selaku juri lomba memaparkan untuk kontes kelas yang diperlombakan juga berbagai jenis batu alam lainnya dari luar Madura.

“Harapan Kami, kontes ini bisa mendongkrak kembali pamor batu dan harga jual beli batu hasil alam murni Indonesia selain ajang silaturahmi antar komunitas serta pencinta batu cincin,” ujarnya.“

Nantinya batu-batu itu akan dinilai oleh para juri,” Tutupnya. (red)

TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA