TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Didemo Massa Aksi Dari Forum LKPP, Kasat PolPP Hilang Dengan Alasan Perjalanan Dinas Keluar Kota

Pamekasan, Transatu.id – Puluhan massa aksi dari LKPP (Lembaga Kajian, Penelitian dan Pembangunan) Jawa Timur menutut ketegasan penutupan tempat-tempat karaoke yang semakin menjamur di Kabupaten Pamekasan. Mereka menuntut ketegasan dari satuan polisi pamong praja Kabupaten Pamekasan, namun anehnya saat di gruduk LKPP Jatim SatpolPP terlihat lemah dan tidak tegas menindak kepada para Bos-bos besar para pengusaha karaoke dan Kasat PolPP nya hilang dengan alasan perjalan dinas keluar kota. Jum’at siang (03/02/2022).

Baca Juga :  HPN ke-77, Kapolres Pamekasan : Sajikan Informasi Berimbang dan Berkualitas Untuk Bangsa Dan Negara

 

Korlap Aksi, Saiful Bahri menegaskan bahwa Satuan Polisi Pamong praja Kabupaten Pamekasan hanya berani bertindak tegas kepada para PKL(pedagang kaki lima).

 

“Kami hanya menuntut ketegasan dari SatpolPP Pamekasan, untuk berani menutup secara permanen tempat-tempat karaoke yang ada di bumi gerbang salam. Kalau berani ayo sweeping sekarang, katanya sudah disegel oleh pihak satpolpp, namun anehnya tetap buka sampai sekarang”,teriaknya saat orasi.

 

“Untuk sekarang tuntunan kami tidak di indahkan oleh SatpolPP dan kami menunggu pertanggal 8 February 2023 pada hari Selasa pukul 10.00 wib, tidak ada info kepada kami, maka kami akan lakukan aksi yang lebih besar untuk jilid kedua. Kami datang kesini sesungguhnya mau bertemu langsung dengan Kasat PolPP Pamekasan yang sepertinya pemberani dan tegas, namun sayangnya tidak segarang seperti ultah SatpolPP didepan Pak Bupati dan bahkan terlihat lemah”,pungkasnya.

Baca Juga :  TK Aisyiyah Bustanul Athfal Dapat Pengenalan PBB Oleh Anggota Koramil 0826-10 Waru 

 

Sementara Kabid Gakda(Penegak Perda), Ida Rasuli menegaskan semua ada aturannya serta ada mekanismenya. Jika teman-teman dari LKPP Jatim mengajak sweeping langsung hari ini, mohon maaf, karena saya Tidak Mempunyai kebijakan. Karena jabatan saya hanya sebagai Kabid Gakda bukan Kepala SatpolPP Pamekasan”,ujarnya.

Baca Juga :  Lapas Kelas IIA Pamekasan Gandeng TNI/POLRI Gelar Razia Kamar Hunian WBP

 

“Secara langsung jika ada sweeping, atau penutupan harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak Polsek, Koramil atau pihak-pihak pemangku jabatan di daerah tersebut, supaya kami tidak salah mengambil langkah.(Ris).

TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA